bbri agro +73% … 160713_ +32.5% (030717)

JAKARTA kontan. Anak usaha bank pelat merah terus memacu rapor kinerja. Meski berukuran mini, anak usaha bank BUMN terbukti tahan banting di tengah laju perlambatan pertumbuhan yang membayangi industri perbankan.

Coba tengok rapor kinerja PT Bank BRI Agroniaga dan PT Bank Mantap. Dua bank yang merupakan anak usaha dua bank besar ini mencatatkan kinerja kinclong hingga akhir Mei 2017.

Merujuk laporan keuangan bulanan perseroan, BRI Agro mencatat pertumbuhan kredit yang melesat sebesar 32,75% secara tahunan (year on year /yoy) menjadi Rp 8,63 triliun. Dana pihak ketiga (DPK) juga meningkat 38,54% menjadi Rp 10,44 triliun.

Direktur Keuangan BRI Agroniaga Zainuddin Mappa mengatakan, peningkatan kredit terjadi hampir di seluruh sektor, khususnya sektor agribisnis yang menjadi andalan BRI Agro.

“Yang agak menurun hanya di sektor konsumtif,” katanya kepada KONTAN, Minggu (2/7). Hingga akhir 2017 BRI Agro menargetkan DPK naik sebesar 19,1%.

Sedangkan kredit dipatok tumbuh sebesar 22,7%. Hingga akhir Mei 2017, tercatat laba bersih BRI Agro mencapai Rp 50,44 miliar atau tumbuh 14,9%.

Pendorong kenaikan laba bersih perseroan berasal dari pendapatan bunga yang tumbuh sebesar 19,12% menjadi Rp 187,58 miliar. Mappa menambahkan, pihaknya optimis laba perseroan hingga akhir tahun dapat mencapai angka Rp 120 miliar.

Bank Mantap juga mencatatkan pertumbuhan bisnis drastis. Di akhir Mei 2017, anak usaha Bank Mandiri ini mencatatkan lonjakan kredit 185,7% jadi Rp 7,15 triliun.

Pada periode yang sama DPK perseroan tumbuh sebesar 158% menjadi Rp 7,74 triliun. Pertumbuhan DPK ini didorong oleh kenaikan simpanan berjangka atau deposito yang mencapai 163,17% menjadi Rp 6,63 triliun.

Dus, laba bersih Bank Mantap tumbuh signifikan menjadi Rp 54,17 miliar per Mei 2017. Pencapaian ini melonjak 168,96% secara tahunan.

Hal ini ditopang kenaikan pendapatan bunga perseroan yang tumbuh 116,73% menjadi Rp 210,17 miliar per akhir Mei. Direktur Utama Bank Mantap Josephus K. Triprakoso bilang, pihaknya masih akan mengandalkan segmen pensiunan untuk mendorong laju kredit perseroan.

Untuk mendukung ekspansi kredit, Bank Mantap akan menerbitkan emisi obligasi hingga Rp 3 triliun di tahun ini.

ets-small

 

Kredit BRI Agro melesat 73,9%
Oleh Annisa Aninditya Wibawa – Senin, 15 Juli 2013 | 12:58 WIB

kontan

JAKARTA. PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk (AGRO) berhasil meraih pertumbuhan cukup baik di awal tahun ini. Bank yang merupakan anak perusahaan dari PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) ini mencatat pertumbuhan kredit hingga 73,9%.

Pada semester pertama tahun lalu, kredit yang BRI Agro salurkan yakni Rp 1,7 triliun. Jumlah tersebut lalu meningkat jadi Rp 3 triliun pada semester pertama tahun ini.

“Tapi kalau pertumbuhan dari Desember biasa saja kok,” aku Direktur Utama BRI Agro, Heru Sukanto, kepada KONTAN, Senin, (15/7).

Pada akhir 2012 lalu, kredit yang BRI Agro salurkan yakni 2,5 triliun. Jumlah tersebut naik 38,8% dari Rp 1,8 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya.

Selain kredit yang bertumbuh cukup baik, rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) BRI Agro tercatat menurun. Pada Juni 2012, NPL BRI Agro berada di angka 3,54%. Angka tersebut kemudian menurun jadi 3% di semester satu tahun ini.

Advertisements