YUan sang TUan … 190710_251115

INILAHCOM, Jakarta – Ketua Tim Ahli Wakil Presiden Sofjan Wanandi menilai, bila IMF menetapkan renmimbi atau yuan Cina sebagai mata uang internasional maka berdampak kepada neraca perdagangan Indonesia.

“Secara keseluruhan, ketergantugan terhadap dolar AS akan jauh berkurang apabila renminbi masuk,” kata Sofjan di Jakarta, Selasa (24/11/2015).

Dalam sidang IMF yang rencananya digelar 30 November ini, Sofyan berharap yuan Cina lolos. Dengan begitu yuan menjadi mata uang alternatif berkelas dunia selain dolar AS, yen Jepang, poundsterling Inggris, dan euro Eropa.

“Selain itu, permintaan akan dolar AS di pasar finansial domestik, bakal menurun drastis. Sehingga bisa mengurangi tekanan terhadap stabilitas perekonomian domestik,” papar Sofjan.

Dari sisi perdagangan, kata pengusaha dekat Wapres JK ini, ditetapkannya yuan menjadi mata uang dunia bakal mengerek naik kinerja ekspor-impor Indonesia dengan Cina. Saat ini, Cina merupakan salah satu mitra dagang kakap. per Januari-Agustus 2015 nilainya US$ 29,1 miliar.

“Kementerian perdagangan dan BI sedang mengkaji untuk mendorong penggunaan renminbi oleh para pengusaha dalam kegiatan ekspor-impor,” papar Sofjan.

Di tanah air, kata Sofjan, penggunaan yuan dalam kegiatan ekspor impor Indonesia dengan Cina, masih minim. Dalam waktu dekat, pemerintah bakal menggelar sosialiasi mengenai dampak dari penggunaan Renminibi Tiongkok.

“Pengusaha kita belum banyak yang mngetahui insentifnya apa dan manfaatnya apa menggunakan Renminbi. Kalau ada insentifnya pasti akan kita lakukan,” ujar Sofjan. [tar]

– See more at: http://ekonomi.inilah.com/read/detail/2254777/menunggu-berkah-perdagangan-dari-yuan#sthash.lq3rNT1d.dpuf

BII Siapkan Sistem Perdagangan Komoditas Menggunakan Yuan
Minggu, 18 Juli 2010 – 18:11 wib

Candra Setya Santoso – Okezone

KEPULAUAN SERIBU- PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BBII) berencana menerapkan sistem perdagangan komoditas dengan memakai yuan atau reminbi.

Seiring dengan keinginan China untuk menjadi mata uang global selain Dollar bagi perdagangan.

“Mungkin akhir September kita baru siap kalau sekarang jangan,” ujar Kepala Divisi Trade Services BII Mahamantri Griwulangi dalam journalist training “enchancing relationship through synergy” di Kepulauan Seribu, Minggu (18/7/2010).

Hingga saat ini, memiliki pembiayaan ekspor hampir 80 persen yang memiliki tujuan ke China. Sehingga perdagangan komoditas memakai yuan memang
diperlukan.

“Potensi yuan gede transaksi ke China makanya Amerika Serikat teriak-teriak cuma dia (China) masih devisa tidak bebas kalau tidak digituin nanti bisa dijebol,” paparnya.

Selama ini menurutnya, produk seperti ini umumnya di geluti oleh perbankan asing. Di mana hampir 10 bank asing ada dalam bisnis ini sedangkan dari Bank lokal sendiri tidak ada.

“Kalau kita lihat dipasar hampir seluruh bank asing ada HSBC, Standard Chartered, Rabo bank, Citibank itu sudah familiar,” ungkapnya.

Menurutnya hal tersebut wajar untuk dilakukan di Indonesia, pasalnya Indonesia merupakan sumber pangsa pasar yang besar.

Sementara itu, untuk komiditi lanjut Mahamantri ditargetkan pada tahun 2012 akan masuk ke UKM pasalnya saat ini masih berada dalam corporate.

“Kita harus siap dulu, yang kita lihat kenapa 2012 kita mau fokus dulu di corporate, ini proses pembelajaran baru nanti akan turun,” urainya.

Dia mengakui belum lama ini pihaknya didekati oleh resi gudang, namun pihaknya belum berminat untuk masuk ke bidang tersebut.

“Kemarin kita sudah didekati oleh resi gudang namun kita belum akan kesana, untuk resi gudang yang angkanya kecil kita mengamati BRI masuk kita lihat secara operasional bermasalah tidak,” pungkasnya.(adn)(rhs)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s