bbri berIT … 060613_151115

JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) atau BRI mencatat hingga Oktober 2015 pengguna mobile banking sudah mencapai 12 juta. Angka tersebut telah melebihi target tahun ini sebanyak 10 juta pengguna.

Sementara pengguna internet banking sebesar 4-5 juta pengguna, dengan pengguna BRILINK mencapai 38.000 pengguna.

“Dengan demikian, transaksi e-channel sudah mencapai 2,2 miliar transaksi, dengan pertumbuhan fee based income lebih dari 64 % secara year on year (Yoy),” ujar Executive Vice President (EVP) BRI Electronic Banking Division, Dicky Rozano di sela-sela acara pengundian program Untung Ber-e-Banking BRI periode pertama di Jakarta, Selasa (10/11/2015).

Dia menuturkan, untuk mencapai target tersebut perseroan gencar melakukan edukasi mengenai produk e-banking BRI kepada para undangan baik nasabah dan non-nasabah mengenai kemudahan, kecepatan, dan keamanan bertransaksi dengan menggunakan fasilitas e-Banking BRI melalui pengalaman berselancar dengan menggunakan fasilitas Mobile Banking  BRI, Internet Banking  BRI, e-Pay  BRI, danT-Bank  BRI.

“Kami sangat yakin akan mampu memberikan dan menjawab tantangan akan transaksi yang cepat mudah dan nyaman. Terlebih dengan sebaran e-channel BRI yang sangat banyak saat ini, kami percaya akan memberikan kemudahan lebih kepada para nasabah,” paparnya

Menurut Dicky, transaksi dengan e-Banking dapat memberikan kemudahan kepada para nasabah untuk memenuhi segala kebutuhan transaksi keuangannya, mulai dari transfer, pembelian, pembayaran, dan transaksi sehari-hari lainnya yang dibutuhkan nasabah.

”Saat ini, nasabah tidak perlu repot-repot ke bank untuk melakukan semua transaksi yang mereka butuhkan. Hanya dengan menggunakan ATM, Mobile Banking BRI, Internet Banking BRI, ataupun Mini ATM BRI, nasabah dapat melakukan berbagai transaksi tersebut tanpa khawatir masalah keamanan bertransaksi,” jelasnya.
(dmd)

source: http://ekbis.sindonews.com/read/1060558/178/pengguna-mobile-banking-bri-melebihi-target-1447199332

BRI Gelontorkan Rp1,9 Triliun Bangun Infrastruktur Teknologi
Laba BRI meningkat sejak infrastruktur teknologi telah siap.
ddd
Rabu, 5 Juni 2013, 07:31 Iwan Kurniawan, Nina Rahayu

VIVAnews – PT Bank Rakyat Indonesia Tbk telah menghabiskan investasi hingga Rp1,9 triliun dalam kurun tiga tahun terakhir untuk membangun infrastruktur teknologi, termasuk menghubungkan kantor pusat dengan berbagai unit BRI yang tersebar di seluruh Indonesia.

Direktur Utama BRI, Sofyan Basir, Selasa malam 4 Juni 2013, mengungkapkan, sejak 2006, BRI telah membangun sistem informasi secara mandiri untuk memenangkan persaingan dalam industri perbankan. Pada waktu itu, hanya segelintir kantor cabang BRI yang sudah online.

BRI mulai mengembangkan teknologi berbasis real time yang menghubungkan seluruh kantor BRI. Ia mencontohkan, sebelum 2006, BRI hanya mempunyai kantor cabang di Jabodetabek sebanyak 56 unit, dan jumlah ATM di seluruh Indonesia hanya 200 unit.

“Dana Rp1,9 triliun itu sudah termasuk sarana, biaya fisik komunikasi, hardware buatan sendiri dan berbagai teknologi siap dipakai,” kata Sofyan dalam silaturahmi pimpinan redaksi media dengan direksi BRI di Jakarta.

Ia menjelaskan, saat ini BRI telah memiliki 3.000 unit ATM dan transaksi elektronik seperti e-banking yang meningkat pesat hingga 11 juta per hari. Ia pun menilai, dengan menggunakan teknologi informasi, nasabah lebih mudah untuk memperoleh informasi, komunikasi, dan transaksi perbankan melalui ATM, phone banking, dan mobile phone.

“Faktanya, dengan beragam investasi, pertumbuhan laba kami terus tumbuh secara signifikan,” ungkap Sofyan.

Sekadar informasi, sepanjang tiga bulan pertama 2013, laba BRI mencapai Rp5,01 triliun atau naik 18,76 persen dibanding periode sama 2012 sebesar Rp4,22 triliun.

Dalam laporan keuangan perusahaan, posisi rasio kecukupan modal perusahaan (CAR) hingga kuartal I-2013 berada di posisi 17,91 persen, dengan struktur permodalan sebesar 94 persen atau masih merupakan TIER 1 capital.

Sementara itu, biaya operasional dibanding pendapatan operasional (BOPO) turun menjadi 60,46 persen. Pengembangan jaringan unit kerja BRI juga meningkat dari 8.123 kantor pada kuartal I-2012, menjadi 9.084 kantor pada kuartal I-2013.

Untuk e-channel yang meliputi ATM, KiosK, CDM, E-Buzz, dan EDC, BRI melaporkan adanya peningkatan pesat dari 41.033 unit pada kuartal I-2012, menjadi 63.940 unit pada kuartal I-2013. (art)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s