bnii RI @4,690 M lembar + 9,3% … 280613_021115

JAKARTA – PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) meresmikan identitas baru yang sama dengan identitas perusahaan induk, Malayan Banking Berhad (Maybank).

Identitas baru ini menggambarkan bahwa Maybank Indonesia menjadi bagian dari perjalanan Grup Maybank, sebagai pemimpin jasa keuangan regional.

“Ini komitmen Maybank pada masyarakat luas. Kami ingin menegaskan dukungan kami pada masyarakat di ASEAN. Diharapkan dengan pergantian nama ini, perusahaan bisa lebih diuntungkan,” ujar Presiden Direktur Maybank Indonesia Taswin Zakaria saat konferensi pers di Jakarta, Senin (2/11/2015).

Dia menuturkan, layanan wealth management yang kini menjadi Maybank Premier Wealth serta 28 kantor cabang Maybank Indonesia juga akan bertransformasi menjadi wajah baru.

Menurut Taswin, proses rebranding diprediksi akan rampung paling lama pada kuartal I tahun 2016 mendatang. “Dengan kekuatan aset, slogan dan jaringan, kita bisa lebih kuat dengan dukungan Maybank Grup yang sedemikian besar. Serta akan berdampak positif pada kualitas produk dan layanan perbankan Maybank Indonesia, yang akan terus meningkat,” jelas Taswin.

Ke depan, lanjut dia, dengan identitas baru ini, diharapkan keragaman produk jasa keuangan yang disediakan perseroan akan lebih banyak dan beragam. Kualitas produk tidak hanya bersaing di level domestik, tapi juga di tingkat internasional.

“Grup Maybank akan memberikan dukungan dan memperkuat keberadaan Maybank Indonesia. Selain itu, kehadirannya akan memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi dan perkembangan industri perbankan Indonesia,” tandasnya.
(dmd)
source: http://ekbis.sindonews.com/read/1058312/178/maybank-indonesia-resmikan-identitas-baru-1446476954

9,3% Kepemilikan Saham Maybank di BII Dijual, Refloat Selesai
Donald Banjarnahor – Senin, 25 November 2013, 18:02 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Malayan Banking Berhad menuntaskan kewajiban pelepasan kembali atau refloat saham PT Bank Internasional Indonesia, setelah menjual kepemilikan 9,3% dengan nilai Rp1,79 triliun pada akhir pekan lalu.

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Malaysia, Maybank menyatakan telah melepas 5,67 miliar lembar saham atau setara dengan kepemilikan 9,3%. Dengan penyelesaian ini, maka saham BII yang ada dipublik meningkat dari 11,7% menjadi 20%.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia terjadi tiga kali transaksi penjualan saham berkode BNII di luar pasar regular melalui broker PT Maybank KimEng Securities Indonesia kepada PT UBS Securities Indonesia, pada Jumat (22/11/2013). Nilai penjualan saham tersebut Rp310/lembar sehingga total transaksi mencapai Rp1,79 triliun.

Nilai penjualan tersebut lebih rendah 10 poin atau 3,12% dibandingkan dengan penutupan harga BNII pada pekan lalu sebesar Rp320/saham. Harga saham BNII ditutup tidak berubah, meskipun sempat melemah 5 poin menjadi Rp315/saham.

Melalui aksi korporasi ini, porsi kepemilikan Maybank di BII turun menjadi 80% dan telah memenuhi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan yang mewajibkan pemilik perusahaan terbuka untuk melepas kembali kepemilikan saham minimal 20%, setelah melakukan tender offer. Adapun, tenggat waktu yang diberikan OJK untuk melakukan refloat adalah akhir tahun ini.
Pemegang Saham BII Setujui Rencana Rights Issue
Jumat, 28 Juni 2013 03:20 WIB

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BII) menyetujui rencana Bank untuk melakukan penawaran umum terbatas (rights issue) kepada para pemegang saham guna meningkatkan modal inti sekitar Rp 1,5 triliun.
Menurut Presiden Direktur BII, Dato’ Khairussaleh Ramli, Penawaran Umum Terbatas VI akan menerbitkan 4.690.165.897 saham baru dengan rasio satu saham baru Seri D bagi setiap pemegang dua belas lembar saham lama yang tercatat dalam daftar pemegang saham BII pada 9 Juli 2013 pukul. 16.00 WIB dengan nilai nominal Rp 22,50 dan harga penawaran Rp 320 per saham.
Dikatakan, Maybank Offshore Corporate Services (Labuan) Sdn. Bhd. (MOCS), dan Sorak Financial Holding Pte Ltd, anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki Maybank, telah menyatakan komitmennya untuk melaksanakan masing-msing hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD).
Sedangkan PT Kim Eng Securities akan bertindak sebagai pembeli siaga dalam Penawaran Umum Terbatas VI BII.
Lebih lanjut kata dia, total dana bersih yang diperoleh dari Penawaran Umum Terbatas VI akan meningkatkan modal inti Bank untuk mendukung pertumbuhan bisnis melalui ekspansi kredit dan memenuhi alokasi modal dalam rangka penambahan jaringan kantor cabang BII.
Untuk diketahui, berdasarkan posisi Maret 2013, proforma untuk rasio kecukupan modal setelah rights issue akan meningkat dari 13,34% menjadi 15,08%.
“Peningkatan modal ini akan mendukung pertumbuhan aset secara berkelanjutan dan memperkuat modal kami. Kami gembira para pemegang saham memiliki komitmen bagi pertumbuhan jangka panjang BII dan mereka optimis dengan potensi BII dengan melaksanakan hak memesan efek terlebih dulu,” ungkap Presiden Direktur BII, dalam rilis yang diterima Tribunnews.com, Kamis (27/6/2013).
Lanjut dia, RUPSLB juga menyetujui perubahan pada Anggaran Dasar yang berkaitan dengan peningkatan modal ditempatkan dan modal disetor yang berasal dari Rencana Penawaran Umum Terbatas VI.
Berkaitan dengan ini, pada 19 Juni 2013, Maybank melalui MOCS telah menjual 5.065.380.000 kepemilikan sahamnya di BII, mewakili sekitar 9% dari total modal saham yang diterbitkan dan disetor BII.
Dengan selesainya penjualan, saham BII yang beredar di publik telah meningkat dari 2,7% menjadi 11,7%. Penjualan yang dilakukan merupakan bagian dari upaya Maybank agar saham menjadi likuid serta untuk memenuhi kewajiban sell down dari otoritas.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s