bbr1 TUMBUH … 190914

INILAH.COM, Jakarta – Nilai Kapitalisasi saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) hingga Agustus 2014 mencapai Rp272,6 triliun.

Angka ini meningkat sebesar 67,4% dari periode yang sama tahun lalu. “Kalau perbandingannya sejak IPO (initial public offering) tahun 2013 lalu, kapitalisasi pasar saham BBRI mengalami peningkatan sebanyak 26 kali dari Rp 10,3 triliun” ujar Corporate Secretary PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Budi Satria di Jakarta, Kamis malam (18/09/2014).

Budi melanjutkan, besarnya nilai kapitalisasi pasar per perdagangan Agustus 2014 yang mencapai Rp272,6 triliun tersebut tidak lepas dari apresiasi investor terhadap kinerja perusahaan. “Sejak 2005, BRI selalu membukukan laba terbesar. Bahkan, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) laba bersih BRI setelah IPO tercatat 24,5 persen,” katanya.

Kinerja saham BBRI yang sangat positif, lanjut Budi, merupakan efek dari kenaikan penyaluran kredit yang terjadi di seluruh segmen bisnis, dengan pertumbuhan tertinggi pada segmen mikro. Jumlah nasabah kredit mikro meningkat pesat menjadi 6,9 juta nasabah dari 6 juta nasabah di semester 1 2013.

 

Pertumbuhan Laba Bersih BRI akan Melambat pada Semester Dua
Rabu, 23 April 2014 21:35 WIB

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Achmad Baiquni, Direktur Keuangan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) melihat bahwa kenaikan laba bersih pada kuartal 1 2014 yang meningkat 17,86 persen dari periode yang sama pada 2013 tidak akan terjadi lagi pada semester 2 2014. Hal ini karena adanya pelambatan kredit perbankan.
“Pertumbuhan laba bersih akan menurun pada semester dua 2014, ini sejalan dengan usaha BI untuk mengerem pertumbuhan perbankan, kita prediksi laba bersih akhir tahun tumbuhnya 10-12 persen,” kata Baiquni di Jakarta, Rabu (23/4/2014).
Selain itu Baiquni juga melihat bahwa kenaikan laba bersih pada kuartal 1 2014 karena adanya peralihan kredit dari tahun lalu yang dilimpahkan tahun ini. Sebagian besar berasal dari kredit mikro.
“Mikro kita memang tumbuh besar, yang didominasi oleh nasabah baru, 17 persen dari pertumbuhan kredit mikro yang sebesar 21,01 persen dengan total angka Rp135,83 triliun itu berasal dari nasabah baru,” katanya.
Sedangkan pada akhir tahun ini, BRI akan terus menjaga pertumbuhan kredit dan laba bersihnya. Diprediksi pertumbuhan laba bersih akan sejalan dengan pertumbuhan margin bunga bersih atau NIM dan Dana Pihak Ketiga (DPK) perseroan.
“Laba bersih akan sejalan dengan pertumbuhan NIM kami yang tumbuh baik pada kuartal 1 2014, selain itu pertumbuhan DPK juga akan dijaga supaya tidak mempengaruhi biaya dana perbankan,” katanya.
Tumbuh kuat di tengah tren melambat
Oleh Nina Dwiantika, Issa Almawadi, Adhitya Himawan – Kamis, 24 April 2014 | 06:01 WIB
kontan

JAKARTA. Kuartal I-2014 telah terlewati, tapi pelaku perbankan di tanah air masih harap-harap cemas. Maklum, bayang-bayang perlambatan kredit masih terus menghantui. Catatan Bank Indonesia (BI), pertumbuhan kredit perbankan telah melambat di kuartal I tahun ini. Kredit tumbuh 20% year on year (yoy) pada Januari 2014, namun melambat menjadi 19,9% (yoy) di Februari 2014.
Kendati melambat, kredit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) diprediksi masih menjadi primadona di tahun 2014. Perhelatan pemilu menjadi salah satu penopang pertumbuhan kredit UMKM. Sofyan Basir, Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia (BRI), mengatakan secara tren permintaan kredit UMKM akan meningkat karena adanya peningkatan permintaan atribut dan pendukung pemilu.
Sebagai penguasa pasar UMKM, prediksi BRI tak meleset. Sepanjang kuartal I, kredit BRI tumbuh 19,70% mencapai Rp 432,44 triliun. Kontributor pertumbuhan adalah kredit mikro yang tumbuh sebesar 21,01% (yoy) menjadi sebesar Rp 135,83 triliun.

Secara umum, tahun ini, BRI membidik pertumbuhan kredit sebesar 16% hingga 17%. “BRI masih akan fokus melayani kredit UMKM. Prospek UMKM masih baik sehingga peluang memperbesar porsi kredit masih terbuka lebar,” ujar Budi Satria, Sekretaris Perusahaan BRI, Selasa, (22/4).
Target optimistis
Dalam beberapa tahun terakhir, kredit UMKM BRI terus mendaki. Kredit UMKM mengucur Rp 134,34 triliun di tahun 2011. Selanjutnya, Rp 147,82 triliun dan Rp 179,61 triliun selama tahun 2012 dan 2013. Salah satu resep BRI adalah menggandeng komunitas. Pada Maret lalu, BRI meneken nota kesepahaman dengan Nahdatul Ulama (NU).
Perjanjian ini mencakup seluruh jasa dan fasilitas perbankan, khususnya kredit UMKM dan simpanan jenis tabungan.
Sofyan mengatakan, pihaknya membidik 80 juta simpatisan NU yang tersebar di seluruh Indonesia. “Misalnya, memberikan kredit usaha rakyat (KUR) untuk sektor-sektor pertanian dan peternakan kepada masyarakat NU,” ujar dia.
Pemain lain di kredit UMKM juga optismistis. Budi Gunadi Sadikin, Direktur Utama Bank Mandiri, menyatakan pihaknya membidik pertumbuhan kredit sekitar 20%. Kompak, Bambang Kuncoro, Kepala Divisi Komersial dan UKM Bank BNI, menargetkan pertumbuhan kredit UKM sebesar 22% di sepanjang tahun ini.
“Strateginya adalah meningkatkan pemetaan kondisi lapangan dan peningkatan jejaring penyaluran kredit (linkage),” ujar Bambang. Target tersebut terbilang ambisius, mengingat di tahun lalu kredit UKM BNI tumbuh 14% menjadi sekitar Rp 69 triliun.
Strategi lain BNI yakni memberikan kemudahan pinjaman kredit. Tribuana Tunggadewi, Sekretaris Perusahaan BNI, menyampaikan pihaknya menawarkan promosi bagi pebisnis UMKM yang mengajukan permohonan menjadi debitur selama perhelatan Inacraft 2014 yang berlangsung pada 23 April – 27 April ini.
Sebut saja, BNI menawarkan bunga sebesar 13%, gratis biaya provisi dan administrasi untuk program KUR. Syaratnya hanya sedang menjalankan usaha minimal satu tahun dan membuka rekening BNI Taplus.
Vera Eve Lim, Direktur Keuangan Bank Danamon, memprediksi, kredit UMKM mampu tumbuh 16% di tahun ini. Selama kuartal I-2014, kredit UMKM tumbuh 9% menjadi Rp 41,4 triliun. Jumlah ini menyumbang 30% terhadap total kredit Bank Danamon. “Pembiayaan mayoritas mengalir ke perdagangan,” terang Vera
Editor: Dessy Rosalina

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s