42 Jt @ bbri … 100913_270314

BRI Perluas Layanan Mikro Hadapi MEA 2015
Rabu, 26 Maret 2014 | 16:14
investor daily
Kualitas SDM Kunci Sukseskan Masyarakat Asean 2015
JAKARTA-PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memperluas jangkauan layanan jaringan mikro pada 2014 sebagai persiapan menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015.

Direktur Utama BRI Sofyan Basir di Jakarta, Rabu, mengatakan pihaknya berencana membuka sekitar 130 BRI unit baru.

Selan itu, katanya, memperdalam penetrasi pasar dengan membuka sekitar 270 Teras BRI dan 105 Teras BRI Keliling.

“Hal itu (perluasan layanan, red.) ditujukan untuk menjaga pasar domestik, terutama segmen usaha mikro dan kecil,” ujar Sofyan.

Hingga Desember 2013, jumlah unit kerja BRI telah mencapai lebih dari 9.808 unit, dengan 7.800 di antaranya untuk melayani segmen mikro.

Ia mengatakan perdagangan bebas oleh MEA 2015 mendatangkan tantangan tersendiri bagi perbankan nasional karena dari hampir 600 juta populasi penduduk di ASEAN, separuhnya akan berada di Indonesia.

“Sebab itu, Indonesia akan menjadi pasar yang paling menarik di negara-negara ASEAN bagi berbagai industri termasuk perbankan,” katanya.

Apalagi, katanya, profitabilitas perbankan Indonesia jauh di atas rata-rata perbankan regional sehingga sangat menjanjikan.

“Oleh sebab itu, menghadapi MEA 2015, BRI akan lebih fokus untuk memperkuat pasar domestik,” kata Sofyan.(ant/hrb)

BRI incar 42 juta nasabah ikut BPJS

Oleh Oginawa R Prayogo –¬†Selasa, 10 September 2013 | 07:06 WIB
kontan

JAKARTA. Tiga bank badan usaha milik negara (BUMN) telah bekerjasama dengan PT Asuransi Kesehatan (Askes) agar dapat  membayar premi jaminan kesehatan mulai 1 Januari 2014. Salah satu bank tersebut adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. Bank ini mengaku akan membantu sosialisasi agar para nasabahnya menjadi anggota sistem asuransi nasional tersebut.

Asmawi Syam, Direktur Kelembagaan BRI menjelaskan nantinya PT Askes akan menjadi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) yang menargetkan seluruh masyarakat Indonesia mengikuti program asuransi nasional.

“Pelaku usaha kecil menengah (UKM) selama ini tidak ada asuransinya. Di sini peran BRI penting untuk sosialisasikan kepada mereka kalau ikut dapat jaminan sosial,” kata Asmawi, Senin (9/9).

Menurut Asmawi segmen nasabah BRI seperti pelaku UKM belum memiliki asuransi tersebut. “Di tahun pertama, kami targetkan seluruh nasabah kami sebanyak 42 juta dapat ikut progam ini,” ujarnya.

Asmawin juga menjelaskan BRI tidak hanya sebagai tempat pembayaran premi asuransi saja melainkan juga akan berfungsi sebagai agen pendaftaran masyarakat yang mau mengikuti sistem asuransi tersebut.

“Untungnya bagi kami ya dananya (pembayaran premi) ngendap karena bayarnya di BRI,” ujar Asmawi. Sayang, dia tidak menargetkan berapa dana mengendap yang akan didapatkannya dengan alasan belum mengetahui berapa besaran premi para anggotanya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s