inflaaa(0,12%)AA$1 … 021213

JAKARTA. Inflasi kembali terjadi pada November 2013 sebesar 0,12%. Tingkat inflasi ini naik dibanding bulan sebelumnya yang hanya sebesar 0,09%.

Kepala BPS Suryamin mengatakan, inflasi di November 2013 ini cukup rendah dibanding inflasi di periode yang sama tahun-tahun sebelumnya. “Di 2012, inflasi November sebesar 0,34%,” ujar Suryamin dalam konferensi persnya di Jakarta, Senin (2/12).

Sehingga, inflasi tahun kalender dari Januari hingga November sebesar 7,79%. Sedang inflasi year on year sebesar 8,37%.

Inflasi tertinggi terjadi di Maumere sebesar1,54%, sedang inflasi terendah terjadi di Mataram dan Sibolga sebesar 0,03%. Deflasi tertinggi terjadi di Sorong sebesar 1,29%.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan di November 2013 akan terjadi inflasi sekitar 0,1%. Bank Indonesia (BI) pun memperkirakan terjadi inflasi di kisaran 0,05%-0,1%.

http://nasional.kontan.co.id/news/inflasi-november-2013-sebesar-012

Sumber : KONTAN.CO.ID

BI: Tren Meredanya Tekanan Inflasi Masih Berlanjut

Jumat, 01 November 2013, 22:12 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Bank Indonesia (BI) memperkirakan tren meredanya tekanan inflasi masih akan berlanjut, sehingga memperkuat indikasi bahwa inflasi telah kembali ke pola normal bulanannya dalam lima (5) tahun terakhir.

Siaran pers BI Jumat menyebutkan, inflasi Oktober 2013 tercatat rendah yakni sebesar 0,09 persen (mtm) atau 8,32 persen (yoy), sehingga memperkuat indikasi bahwa inflasi telah kembali ke pola normal bulanannya dalam 5 tahun terakhir.

Perkembangan inflasi Oktober 2013 dipengaruhi oleh inflasi kelompok pangan yang masih melanjutkan deflasi sebesar 0,80 persen (mtm), meskipun tidak sedalam perkembangan di bulan sebelumnya karena tertahan kenaikan harga komoditas, terutama cabai merah.

Inflasi kelompok “administered prices” juga terus menurun pascakenaikan harga BBM bersubsidi di bulan Juni dimana pada Oktober 2013 tercatat cukup rendah sebesar 0,25 persen (mtm). Sementara itu inflasi inti tercatat 0,34 persen (mtm), lebih rendah dari bulan sebelumnya.

Sementara itu neraca perdagangan pada September 2013 mencatat defisit sebesar 0,7 miliar dolar AS, sesuai dengan perkiraan BI. Defisit dikarenakan menurunnya surplus neraca perdagangan nonmigas menjadi 0,5 miliar dolar AS dan meningkatnya defisit neraca perdagangan migas menjadi 1,2 miliar dolar AS.

Turunnya surplus neraca perdagangan nonmigas dipengaruhi oleh impor nonmigas yang tumbuh lebih cepat (26,3% mtm) dibandingkan pertumbuhan ekspor nonmigas (18,6% mtm). Dengan realisasi pada September 2013 ini, defisit neraca perdagangan Indonesia pada triwulan III-2013 tercatat menurun, dari defisit 3,1 miliar dolar AS pada triwulan sebelumnya menjadi 2,9 miliar dolar AS.

Bank Indonesia memperkirakan penurunan defisit neraca perdagangan akan berkontribusi positif pada penurunan defisit transaksi berjalan di triwulan III-2013.

Redaktur : Julkifli Marbun
Sumber : Antara
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s