bbri, bnii, KAYAKNYA seh LIKUID, lah … 220813

BI mengawasi likuiditas sejumlah bank
Oleh Dea Chadiza Syafina – Rabu, 21 Agustus 2013 | 16:57 WIB

kontan

JAKARTA. Likuiditas industri perbankan semakin mengetat. Karena itu, sejumlah bank mengajukan fasilitas pinjaman kepada Bank Indonesia (BI). Meski otoritas perbankan tersebut mengakui likuiditas surut, Deputi Gubernur BI, Hendar mengklaim, jumlah bank yang mengajukan fasilitas pinjaman tidak banyak.

“Di bank yang berskala kecil atau mikro, kami ketahui ada beberapa yang mengalami kesulitan likuiditas dan terpaksa meminjam kepada BI,” kata Hendar di Jakarta, Rabu (21/8).

Hendar menyebut alasan sejumlah bank meminta fasilitas pinjaman kepada BI adalah lantaran semakin sulit mengantongi dana segar dari masyarakat.

Saking ketatnya, BI tengah menyoroti kesehatan beberapa bank. Berdasar pantauan BI, saat Ramadan kemarin, kebutuhan likuiditas tinggi. Namun begitu Lebaran usai, BI yakin likuiditas akan kembali lagi.

CAR dalam kondisi aman

Meski ketat, ia menjamin rasio kecukupan modal (CAR) industri tak terancam. Menurutnya, rasio kecukupan modal perbankan di Indonesia masih di atas 8%.

“Jadi kami hanya perlu memonitor, bahwa individual bank harus memiliki manajemen likuiditas yang cukup. Ini hanya untuk sementara, karena memang kebutuhan likuiditas kemarin tinggi,” kata Hendar.

Untuk mengatur likuiditas, BI akhirnya mengeluarkan sejumlah langkah seperti menerbitkan instrumen Sertifikat Deposito Bank Indonesia (SDBI) dan merevisi besaran GWM-LCR dan GWM-Sekunder 2.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s