inflaaa(+1,79%)aa$1 … 010313

Tertinggi Selama 10 Tahun, Inflasi Februari Dinilai Masih Wajar
Tribunnews.com – Jumat, 1 Maret 2013 12:05 WIB

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Badan Pusat Statistik (BPS) menilai inflasi Januari – Februari 2013 yang mencapai 1,79 persen tidak terlalu mengkhawatirkan. Hal ini dinilai BPS terjadi karena minimnya persediaan stok makanan yang untuk memenuhi permintaan masyarakat.

“Meskipun merupakan inflasi tertinggi sepanjang 10 tahun terakhir inflasi ini masih wajar karena adanya kenaikan tarif listrik dan Upah Minimum Provinsi (UMP) secara bertahap,” ujar Suryamin Kepala BPS di Jakarta, Jumat (1/3/2013).

Ia menyebutkan komponen bawang putih masih menjadi kontribusi utama inflasi diikuti oleh kenaikan listrik beserta komponen makanan jadi. “Kontribusi tertinggi inflasi oleh bawang putih sebesar 30,25 persen dan listrik sebesar 10,67 persen lalu tomat dan sayuran sebesar 9,67 persen. Pada awal tahun trendnya memang begini,” katanya.

Ia mengatakan kenaikan ini akan menurun seiring adanya kebijakan untuk menjaga suplai makanan di masyarakat. Pemberian insentif atau perlindungan terhadap petani untuk menjaga permintaan domestik akan meminimalisir dampak ini.

“Jika supply terpenuhi maka inflasi akan menurun, patut kita waspadai kenaikan daya beli jika tidak diimbangi supply ke masyarakat,” katanya.

Adapun komponen inti pada Februari 2013 sebesar 0,30 persen. Tingkat inflasi komponen inti tahun kalender (Januari-Februari) 2013 sebesar 0,66 persen dan tingkat komponen inti inflasi inti perbandingan per tahun Februari 2013 terhadap Februari 2012 sebesar 4,29 persen.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s