defiii(Rp 1,6 T)ii$1t … 01 Maret 2013

Defisit Neraca Perdagangan Capai Rp 1,64 Triliun

JAKARTA, suaramerdeka.com – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pada Januari 2013 neraca perdagangan Indonesia mengalami defisit sebesar 171 juta dolar AS atau setara Rp 1,64 triliun dengan kurs Rp 9.600 per dolar AS. Hal ini terjadi karena impor lebih besar dibanding ekspor.

Kepala BPS Suryamin mengatakan, defisit perdagangan ini disumbang oleh sektor migas yang defisit sebesar 1,425 miliar dolar AS, minyak mentah 554,7 juta dolar AS, dan hasil minyak 2,182 miliar dolar AS. “Namun, gas sudah mengalami surplus 1,31 miliar dolar AS dan non migas juga surplus 1,254 miliar dolar AS,” katanya saat jumpa pers di Jakarta, Jumat (1/3).

Suryamin memaparkan, secara umum neraca perdagangan dengan negara ASEAN masih mengalami surplus, kecuali perdagangan ke Thailand yang defisit 319,4 juta dolar AS. Sementara itu, neraca perdagangan dengan negara kawasan Uni Eropa sebagian besar juga surplus, kecuali perdagangan ke Jerman yang masih defisit 239,1 juta dolar AS.

Selain itu, Indonesia juga mengalami defisit perdagangan dengan China sebesar 899,5 juta dolar AS, Jepang 20,6 juta dolar AS, dan Australia 166,5 juta dolar AS.

“Pemerintah sedang mengusahakan untuk menggenjot perdagangan ke negara-negara potensial lainnya, sehingga diharapkan bisa menyebabkan surplus di perdagangan,” ujarnya.

Suryamin menjelaskan selama Januari 2013 nilai ekspor mencapai 15,38 miliar dolar AS atau turun 1,24% dibandingkan Januari 2012. Penyebabnya adalah turunnya ekspor migas yang mencapai 11,87% atau dari 2,79 miliar dolar AS menjadi 2,61 miliar dolar AS.

Adapun kinerja impor, BPS menyatakan ada kenaikan menjadi 15,55 miliar dolar AS pada Januari 2013. Impor ini naik 6,82% dibanding Januari 2012. “Ekspor non migas mencapai 12,76 miliar dolar AS atau naik 2,69%. Ekspor non migas ini terdiri dari bahan bakar mineral 2,12 miliar dolar AS dan lemak-nabati 1,94 miliar dolar AS,” jelasnya.

Dia menambahkan impor migas naik 9,04% dari 3,71 miliar dolar AS ke 4,04 miliar dolar AS. Sedangkan impor non migas mencapai 11,51 miliar dolar AS atau turun 3,11%. Untuk negara tujuan adalah China dengan nilai 1,49 miliar dolar AS, Jepang 1,40 miliar dolar AS, India 1,32 miliar dolar AS. Sedangkan negara tujuan impor adalah China dengan nilai 2,35 miliar dolar AS, Jepang 1,42 miliar dolar AS, dan Singapura 0,84 miliar dolar AS.
( Kartika Runiasari / CN31 / JBSM )
– See more at: http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news_cetak/2013/03/01/147388/Defisit-Neraca-Perdagangan-Capai-Rp-164-Triliun#sthash.FUmQLQFb.dpuf

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s