cadaaa($108,8 M)aangan D3V1$4 … 110213

Cadangan Devisa Turun, Pemerintah Dinilai Perlu Batasi Impor
Mon, 11 Feb 2013, 12:02 WIB Headline, Moneter dan Fiskal

Besarnya impor pada awal tahun membuat kebutuhan valuta asing dalam hal ini USD meningkat sehingga harus dipenuhi melalui cadangan devisa. Paulus Yoga

Jakarta–Pemerintah dinilai perlu melakukan pengawasan secara khusus terhadap impor, khususnya untuk barang-barang yang tidak bersifat produktif karena akan memberatkan neraca perdagangan sehingga memengaruhi nilai tukar rupiah.

“Ini tidak bisa Bank Indonesia sendiri, pemerintah harus turun tangan, dengan lakukan pembatasan impor-impor yang tidak produktif,” tukas Kepala Ekonom PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Destry Damayanti kepada wartawan di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, penurunan cadangan devisa yang nyaris mencapai USD4 miliar dalam sebulan merupakan upaya Bank Indonesia untuk menjaga nilai tukar rupiah yang sempat tertekan akibat meningkatnya permintaan USD.

“Awal tahun ada pembayaran utang swasta. Itu dua tahun terakhir cukup tinggi dan sifatnya jangka pendek. Ada penarikan juga kemarin, ini pengaruhi market. Di awal tahun banyak perusahaan stock up, tren harga minyak juga naik. Impor di awal tahun juga besar,” paparnya.

Bank Indonesia mencatat posisi cadangan devisa RI sebesar USD108,8 miliar pada akhir Januari 2013, turun USD3,98 miliar dalam sebulan dibanding USD112,78 miliar pada akhir Desember 2012. Nilai ini setara dengan enam bulan impor dan pembiayaan utang jangka pendek pemerintah.

“Ini market tekanannya kuat sekali di Januari sampai Rp9.800 per USD. Ke depan, tren ketidakseimbangan sektor eksternal juga terjadi. Ini tidak bisa dihindari. Jadi kalau BI mau menjaga stabilitas currency, suplai dolar ke market gunakan cadangan devisa,” pungkas Destry. (*)
Cadangan Devisa RI Melorot US$ 4 Miliar di Awal 2013
Herdaru Purnomo – detikfinance
Kamis, 07/02/2013 10:15 WIB
Jakarta – Cadangan devisa Indonesia menunjukkan penurunan yang cukup besar di awal tahun 2013. Sampai akhir Januari 2013, cadangan devisa RI melorot US$ 4 miliar menjadi US$ 108,8 miliar dari US$ 112,8 miliar pada akhir Desember 2012.

“Hari ini kita release cadangan devisa yang turun cukup besar untuk memenuhi kebutuhan (demand) korporasi yang besar, sementara pemasukan (supply) masih terbatas di awal-awal tahun,” ungkap Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Hartadi Sarwono dalam pesan singkatnya kepada detikFinance, Kamis (7/1/2013).

Dijelaskan Hartadi, BI akan terus berada di pasar agar nilai tukar terdeviasi tak terlalu jauh dari faktor fundamentalnya. BI, sambungnya juga akan menciptakan onshore reference rate sehingga pelaku pasar di dalam negeri tidak menggunakan Non Deliverable Forward (NDF) di luar negeri (offshore) dalam quotasi transaksinya.

“Per akhir Januari 2013, cadangan devisa RI berada di US$ 108,8 miliar, SBI (Sertifikat Bank Indonesia) yang dimiliki asing Rp 150 miliar (0,18%) dan (Surat Berharga Negara) SBN yang dimiliki asing tercatat Rp 273,2 triliun (31,4%),” terang Hartadi.

Sebelumnya, Juru Bicara BI Difi Johansyah mengatakan Bank Indonesia berencana mengirimkan surat kepada bank komersial untuk melarang perdagangan rupiah non deliverable forward (NDF) dan meminta untuk menggunakan pasar rupiah onshore.

“NDF tidak diperbolehkan karena transaksi ini tidak memiliki underlying asset, surat ini akan dikirimkan berulang untuk mengingatkan perbankan jangan menggunakan NDF,” ujar Difi.

Menurut Difi, pihaknya akan memaksa perbankan untuk menggunakan patokan suku bunga lokal. “Kita ingin pasar forward onshore lebih likuid di masa depan dan bisa menjadi patokan,” katanya.

Berikut data cadangan devisa RI:

2012

Januari 2012 : US$ 112 miliar
Februari 2012 : US$ 112,2 miliar
Maret 2012 : US$ 110,49 miliar
April 2012 : US$ 116,4 miliar
Mei 2012 : US$ 111,5 miliar
Juni 2012 : US$ 106,5 miliar
Juli 2012 : US$ 106,56 miliar
Agustus 2012 : US$ 108,99 miliar
September 2012 : US$ 110,172 miliar
Oktober 2012 : US$ 110,3 miliar
November 2012 : US$ 111,3 miliar
Desember 2012 : US$ 112,8 miliar

2013

Januari 2013 : US$ 108,8 miliar

(dru/dnl)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s