ALA$AN perlambataN … 070213

Ekspansi Perbankan 2013 Diprediksi Melambat
Kamis, 7 Februari 2013 | 6:44
investor daily

JAKARTA- Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk Zulkifli Zaini memperkirakan ekspansi industri perbankan nasional pada 2013 mengalami sedikit perlambatan karena adanya kebijakan Bank Indonesia (BI) dalam mengendalikan pertumbuhan kredit nonproduktif.

“Meskipun demikian, secara keseluruhan kredit perbankan masih akan tetap tumbuh 20% hingga 22% dan DPK sebesar 17% sampai dengan 19% sesuai dengan pertumbuhan rata-rata historisnya,” ujar Zulkifli Zaini dalam Rapat Dengar Pendapat Umum Komisi XI DPR RI terkait dengan review 2012 dan outlook perbankan Indonesia 2013 di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, ada beberapa aspek yang harus diwaspadai industri perbankan. Dari sisi eksternal, terdapat setidaknya dua risiko yang patut diperhatikan, yakni ketidakpastian atas penyelesaian krisis di Zona Eropa dan fiscal cliff di Amerika Serikat yang tentunya akan memengaruhi keseimbangan ekonomi dan sektor keuangan global.

Risiko internal, lanjut dia, adalah ketidakseimbangan sektor perdagangan karena impor mengalami pertumbuhan tinggi seiring dengan peningkatan investasi, sedangkan kinerja ekspor masih terus tertekan akibat lemahnya permintaan pasar global dan rendahnya harga komoditas.

“Situasi itu menimbulkan tekanan terhadap nilai tukar rupiah, dan diperkirakan akan terus berlangsung hingga 2013,” ujarnya.

Risiko tersebut, menurut dia, tentu akan meningkatkan risk appetite sehingga mendorong perbankan untuk lebih berhati-hati dalam berekspansi pada tahun depan.

Namun, kata dia, dengan pertumbuhan ekonomi yang masih terbuka dan diperkirakan mencapai 6,5% pada 2013, ruang bagi perbankan Indonesia untuk tumbuh juga sangat terbuka.

“Ekonomi domestik yang ditopang oleh konsumsi masyarakat dan investasi, masih tetap menjadi motor penggerak utama roda perekonomian nasional. Keduanya menyumbangkan sekitar 88% dari total produk domestik bruto (PDB),” ujarnya.

Ditambah, kata dia, dengan kuatnya permodalan perbankan nasional yang tercermin dari CAR yang mencapai 17,3%, maka kemampuan perbankan untuk meningkatkan kredit masih terbuka, tentunya dengan memperhatikan kaidah kehati-hatian perbankan. (gor/ant)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s