target HARGA saham bbri … 101012

Inilah Target Harga Saham Bank BUMN Akhir Tahun

Oleh: Ahmad Munjin
pasarmodal – Rabu, 10 Oktober 2012 | 08:15 WIB

INILAH.COM, Jakarta – Faktor haircut dinilai tak signifikan pengaruhnya pada laju harga saham-saham bank BUMN. Tapi, upside potential hingga akhir tahun tetap menggiurkan. Inilah level-level pembelian dan target harganya hingga akhir tahun.

Pada perdagangan Selasa (9/10/2012) saham PT Bank Mandiri (BMRI) ditutup stagnan pada level Rp8.100; PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) menguat Rp300 (4,05%) ke posisi Rp7.700; PT Bank Negara Indoensia (BBNI) menguat Rp25 (0,64%) ke angka Rp3.875; PT Bank Tabungan Negara (BBTN) naik Rp20 (1,44%) ke level Rp1.400; PT Bank Jabar Banten (BJBR) turun Rp10 (0,91%) ke angka Rp1.080; dan PT Bank Bukopin (BBKP) turun Rp10 (1,58%) ke posisi Rp620 per saham.

Seorang analis dari sekuritas asing menilai positif keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang membolehkan perbankan milik pemerintah untuk mengurus kredit macetnya sendiri. Namun, dia berpendapat, pengaruh tersebut tidak signfikan terhadap pergerakan harga sahamnya.

Meskipun, penyelesaian kredit itu kini tanpa harus melalui Panitia Urusan Piutang Negara alias PUPN yang prosesnya berbelit-beli. “Pengaruh haircut cukup positif ke saham-saham bank BUMN. Sebab, haircut memungkinkan mereka untuk merecovery asetnya,” katanya kepada INILAH.COM.

Dia menegaskan, berbagai kredit yang dulu macet, akan di-recover.Tapi, karena untuk recover 100% susah,bank mengambil langkah hair cut. “Kalau di-haircut, beberapa persen bisa kembali sehingga laba operasional bank bisa naik meskipun tidak terlalu besar,” ujarnya.

Namun demikian, menurut sang analis, pengaruh haircut memang berpengaruh positif ke harga saham, tapi tidak signifikan. “Sebab, haircut hanya bisa dilakukan sekali sehingga ada penambahan pendapatan dari sisi laba operasional di tahun ini dan tahun depan tidak ada lagi,” ucap dia.“Jadi, saya melihat tidak terlalu banyak pengaruh haircut ke harga sahamnya.”

Di atas semua itu, untuk BMRI,dia menargekan penguatan ke resistance Rp8.700 akhir 2012.Sementara itu, dalam sepekan ke depan, secara teknikal support BMRI di Rp7.800 dan resistance Rp8.700. “Dari sisi tren, saham ini masih naik. Tapi, sebelum naik, saham ini berpeluang mengalami koreksi terlebih dahulu. Saya rekomendasikan buy on support untuk BMRI. Jadi, tunggu saja di level support-nya itu,” tutur dia.

BBRI ditargetkan Rp8.800di akhir tahun. Dalam sepekan ke depan, support BBRI di Rp7.300 dan resistance Rp7.800. “Dari sisi tren, saham ini masih naik. Tapi, seperti BMRI kemungkinan akan mengalami koreksi terlebih dahulu. Buy on support juga untuk BBRI,” timpalnya.

Sementara itu, tren BBNI masih sidewaystapi target akhir tahun di Rp4.700. Dalam sepekan ke depan, saham ini memiliki support Rp3.850 dan resistance Rp4.050. “Karena sideways, kalau mau beli bisa dilakukan di bawah Rp3.800,” ucapnya.

BBTN sudah overbought (jenuh jual). Dalam sepekan ke depan, support BBTN di Rp1.360 dan resistance Rp1.440 dengan target akhir tahun di Rp1.450. “Saya rekomendasikan netral untuk BBTN,” ungkap analis itu.

Lalu, BJBRyang trennya masih naik dengan support Rp1.040 dan resistance Rp1.170 dengan target akhir tahun di Rp1.300. “Rekomendasi saya beli untuk BJBR,” tandas dia.

Sedangkan untuk BBKP, trennya mendatar dengan support Rp620 dan resistance Rp670 dalam sepekan ke depan. “Target akhir tahun di Rp900. Saya rekomendasikan buy on support untuk BBKP,” imbuhnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s