bbri sang juragan UANG …. 260712

Menakar Saham Juragan Uang
1
Headline
inilah.com
Oleh: Bastaman
pasarmodal – Rabu, 25 Juli 2012 | 13:01 WIB
Share on facebook Share on twitter Share on email Share on google More Sharing Services
Berita Terkait

Inilah Daftar Belanja Saham di Sesi Dua
IHSG Tertekan, Lima Saham Masih Tren Naik
Hit and Run Lima Saham
IHSG Turun, Hit and Run Tujuh Saham
Dampak PBI Terhadap Sektor Perbankan

Diberdayakan oleh Terjemahan

INILAH.COM, Jakarta – Dalam kondisi yang masih sulit ditebak seperti saat ini, saham sektor perbankan ternyata masih mendapat rekomendasi positif dari para analis. Alasannya, industri ini masih berpotensi untuk mencapai pertumbuhan yang lebih tinggi dibandingkan sektor lainnya.

Selain itu, krisis utang yang muncul di Eropa tak menganggu bisnis perbankan karena berorientasi pada pasar domestik. Stabilnya suku bunga acuan BI serta kondisi makro ekonomi Indonesia yang masih terjaga, juga menjadi angin baik bagi saham-saham perbankan.

Tak hanya itu, menurut Alwi Assegaf, analis dari Universal Broker Indonesia, daya tahan sektor ini cukup baik. Ketika pasar bergoncang dan banyak efek yang berjatuhan, saham bank hanya mengalami penurunan yang kecil.

Dari sejumlah saham perbankan yang beredar di lantai bursa, para pengamat pasar modal menjagokan efek terbitan PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI), PT Bank Mandiri (BMRI), PT Bank Central Asia (BBCA), dan PT Bank Negara Indonesia (BBNI).

Maklum, diperkirakan kinerja keempat bank tersebut masih akan tetap mengkilap pada kuartal II-2012. “Walaupun laporan keuangan semester I belum ke luar, saya kira kinerja mereka akan tetap baik,” ujar Alwi.

Saham lainnya yang direkomendasikan analis adalah PT Bank Danamon (BBDN) dan PT Bank Tabungan Negara (BBTN). Kinerja kedua bank ini juga bakal oke. Bank Danamon merupakan satu-satunya bank yang telah mengeluarkan laporan keuangan semester I-2012. Pada enam bulan pertama tersebut, BBDN berhasil membukukan laba bersih Rp2 triliun atau naik 36% dibanding periode yang sama 2011.

Sigit Pramono, Ketua Perhimpunan Bank-Bank Umum Nasional (Perbanas) optimistis pencapaian kinerja perbankan akan tetap menghijau hingga akhir tahun ini. Ia memperkirakan, pertumbuhan kredit akan mencapai puncaknya pada semester kedua. Sigit pun melihat saat ini perbankan mempunyai peluang untuk menekan suku bunga kreditnya. “Tetapi saya tidak setuju jika besaran suku bunga ditetapkan oleh BI,” ujar Sigit.

Betul, dalam enam bulan ke depan, inflasi bakal meningkat akibat adanya perayaan Idulfitri, natal, dan tahun baru. Tetapi, menurut Alwi, peningkatannya masih dalam taraf wajar. Nah, dengan kondisi seperti itu, Alwi dan sejumlah analis merekomendasikan beli saham perbankan untuk jangka pendek dan panjang. [mdr]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s