cadangaaa($111 M)aangan DEV1$4 … 070612

Pelemahan Rupiah Terburuk di Asia

Oleh: Ahmad Munjin
pasarmodal – Kamis, 7 Juni 2012 | 06:00 WIB

INILAH.COM, Jakarta – Kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot valas antar bank Jakarta, Kamis (7/6/2012) diprediksi konsolidasi-melemah. Pasar cemas atas rapuhnya perbankan Spanyol dan perlambatan global.

Analis senior Monex Investindo Futures Daru wibisono mengatakan, potensi konsolidasinya rupiah dengan kecenderungan melemah salah satunya dipicu oleh kecemasan pasar terhadap rapuhnya sektor perbankan Spanyol. Pada saat yang sama, pasar mencemaskan melambatnya pertumbuhan ekonomi global.

Semua itu, akan menghalangi penguatan sejumlah instrumen di pasar, terutama untuk berbagai mata uang utama seperti euro yang juga akan memberikan dampak fluktuasi terhadap rupiah. “Karena itu, rupiah berpeluang konsolidasi dengan kecenderungan melemah terbatas. Rupiah akan bergerak dalam kisaran 9.350 hingga 9.500 per dolar AS,” katanya kepada INILAH.COM.

Bahkan, Daru kembali menegaskan, sejumlah analis mengatakan, tren jangka panjang euro, masih akan berlanjut bearish sehingga akan berdampak buruk juga pada rupiah.

Lebih jauh Daru menjelaskan, dengan pelemahan belakangan ini, rupiah menjadi mata uang berperforma terburuk di Asia. Rupiah juga kalah dengan mata uang won Korea.

Kondisi ini, lanjutnya, terefleksi pada merosotnya cadangan devisa Indonesia jadi US$111,53 miliar pada Mei dari bulan April US$116,41 miliar. Penurunan ini juga disinyalir akibat intervensi BI di pasar uang. “Artinya, BI cukup khawatir juga dengan pelemahanan rupiah yang berpotensi ke 10.000 per dolar AS,” timpal Daru.

Dari sisi sentimen, kata dia, fokus pasar Kamis ini tertuju pada kebijakan European Central Bank (ECB) yang suku bunganya sudah diperkirakan bertahan di level 1% pada pertemuan kemarin. “Tapi, pasar akan lebih meresppon pernyataan dari Presiden ECB Mario Draghi mengenai prospek jangka panjang perekonomian Eropa,” ujarnya.

Lalu, Kamis ini, pasar menunggu pernyataan dari Presiden The Fed Ben Bernanke di hadapan Kongres AS. “Kemungkian, Bernanke akan memaparkan proyeksi ekonomi AS dan seberapa penting Quantitative (QE) ketiga akan diluncurkan,” ucap dia.

Seperti sebelumnya, biasanya, The Fed mengambil akumulasi dari angka-angka fundamental ekonomi yang bermunculan di AS. “Kita tahu, data-data fundamental AS termasuk tingkat pengangguran semakin memburuk. Banyak analis memperkirakan, QE akan digulirkan sebelum pemilu AS akhir 2012 ini,” tuturnya.

Bernanke, menurutnya, kemungkinan akan mengulangi pernyataannya kembali, bahwa otoritas moneter AS siap menggelontorkan QE jika diperlukan. “Sementara itu, pemilu Yunani dan pertemuan G20 di Meksiko yang sama-sama akan digelar pada 17 Juni 2012 juga tidak lepas dari perhatian pasar,” imbuhnya.

Asal tahu saja, kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot valas antar bank Jakarta, Rabu (6/6/2012) ditutup menguat 75 poin (0,79%) ke angka 9.330/9.350.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s