rupiaaa(9515)aah … 260512

Sabtu, 26 Mei 2012 | 13:01 WIB
Bank Sentral Incar Spekulan Rupiah

TEMPO.CO, Jakarta – Bank Indonesia (BI) tengah meneliti penyebab melemahnya rupiah terhadap dolar Amerika Serikat belakangan ini. Pengamatan mencakup perilaku perbankan, dan yang penting aksi spekulasi dalam perdagangan. “Kalau ada trading yang spekulatif, BI akan mengambil tindakan melalui supervisory action,” ujar Kepala Biro Humas Bank Indonesia Difi A. Johansyah di kantornya kemarin.

Difi mengatakan gerakan rupiah akhir-akhir ini memang sudah eksesif (berlebihan). “Memang ini agak terganggu dengan gerakan di pasar offshore (luar negeri),” ujarnya. Meski demikian, ia meyakinkan, bank sentral akan selalu mengamankan rupiah agar volatilitasnya tidak liar. “BI akan selalu berada di pasar dan menyediakan valas yang cukup bagi dunia usaha yang membutuhkan dolar,” ucapnya.

Pelemahan rupiah saat ini, Difi menjelaskan, mungkin saja terjadi karena ada investor yang melepas Surat Utang Negara dan mengkonversinya ke dolar pada saat yang sama. “Ini menimbulkan tekanan terhadap dolar yang tiba-tiba dalam jumlah besar,” ujarnya. Namun dia meyakini pelemahan bersifat sementara. “Tapi sampai kapan, kami belum tahu, karena sentimen pasar terhadap Eropa masih lemah,” ujarnya.

Nilai tukar rupiah akhir pekan ini ditutup melemah cukup tajam, mencapai 186 poin (2,01 persen) ke level 9.454 per dolar Amerika Serikat. Kemarin, rupiah ditransaksikan dalam kisaran yang cukup lebar, antara 9.265 dan 9.515 per dolar Amerika Serikat.

Pengamat pasar uang, Lindawati Susanto, menjelaskan bahwa ketidakpastian di Yunani membuat dolar AS kembali terapresiasi terhadap mata uang utama dunia, dan memicu pelemahan rupiah. Peningkatan permintaan dolar AS dari korporat untuk memenuhi kebutuhan rutin membuat rupiah semakin terpuruk.
Jum”at, 25 Mei 2012 | 16:25 WIB
Rupiah Mulai Terbatuk-batuk

TEMPO.CO, Jakarta – Ditransaksikan melemah hingga di atas 9.500 per dolar Amerika Serikat di pasar non deliverable forward (NDF) membuat rupiah juga terbatuk-batuk di pasar uang domestik. Supremasi dolar AS terhadap mata uang utama dunia berimbas pada pelemahan rupiah.

Nilai tukar rupiah akhir pekan ini ditutup melemah cukup tajam 186 poin (2,01 persen) ke level 9.454 per dolar AS. Hari ini, rupiah ditransaksikan dalam kisaran yang cukup lebar antara 9.265 hingga 9.515 per dolar AS. Dalam sepekan, rupiah melorot 210 poin (2,3 persen) dari posisi akhir pekan lalu di 9.244 per dolar AS.

Pengamat pasar uang, Lindawati Susanto, menjelaskan ketidakpastian di Yunani membuat dolar AS kembali terapresiasi terhadap mata uang utama dunia yang memicu pelemahan rupiah. Ditambah lagi meningkatnya permintaan dolar AS dari korporat untuk memenuhi kebutuhan rutin membuat rupiah semakin terpuruk hingga ke 9.500 per dolar AS.

Para pelaku pasar yang merasa lebih nyaman memegang dolar AS serta meningkatnya permintaan menjelang akhir bulan membuat rupiah bergerak sangat fluktuatif. Jatuhnya harga saham seiring keluarnya investor asing dari bursa domestik membuat rupiah jatuh cukup dalam,” tuturnya.

Para investor yang mencoba mengurangi potensi risiko kerugian seiring makin tingginya ketidakpastian di Yunani membuat mereka terus mengalihkan investasi dalam dolar AS sebagai tempat safe haven. Antisipasi Yunani keluar dari anggota Uni Eropa yang bisa berdampak buruk bagi pasar finansial membuat mereka lebih merasa nyaman memegang dolar AS.

Indeks dolar AS terhadap enam mata uang rival utamanya sore ini turun 0,302 poin (0,37 persen) ke level 82,185. Indeks yang mengukur pergerakan dolar terhadap mata uang dunia ini bahkan sempat menyentuh level 82,565, yang merupakan level tertingginya sepanjang setahun terakhir.

Dolar Singapura sore ini melemah 0,11 persen, won Korea Selatan 0,26 persen, ringgit Malaysia 0,37 persen, serta baht Thailand juga terdepresiasi 0,16 persen terhadap dolar AS.

VIVA B. KUSNANDAR
MARTHA THERTINA | VIVA BK

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s