cadaaa($114M)aangan DEV1$4 … 280412

Cadangan Devisa April Melonjak Jadi US$114 M
Cadangan ini setara dengan 7,75 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.
Sabtu, 28 April 2012, 17:32 WIB
Hadi Suprapto, Nina Rahayu

VIVAnews – Bank Indonesia menyatakan bahwa cadangan devisa April ini mengalami kenaikan dibandingkan akhir Maret. Naiknya cadangan devisa ini tak lain karena banyaknya investor asing yang masuk ke Indonesia.

Direktur Grup Kebijakan Moneter Bank Indonesia Juda Agung mengatakan posisi cadangan devisa pada akhir April terpantau US$114,9 miliar atau setara dengan 7,75 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.

“Selain karena masuknya portofolio investasi asing, naiknya cadangan devisa juga karena adanya pemasukan dari devisa hasil ekspor,” kata Juda dalam pelatihan wartawan Bank Indonesia, di Bandung, 28 April 2012

Pada akhir Maret, cadangan devisa Indonesia hanya US$110,5 miliar atau hanya mencukupi pembiayaan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah selama 6,12 bulan. Karena itu, Juda juga menegaskan bahwa cadangan devisa masih cukup aman menopang pertumbuhan ekonomi ke depan.

“Rasio utang jangka pendek luar negeri dibandingkan cadangan devisa juga menunjukkan pada tingkat yang aman,” katanya.

Sekadar infomasi, Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi periode Januari hingga Maret sebesar Rp71,2 triliun. Pemodal asing masih mendominasi investasi ini, yakni Rp51,5 triliun, sedangkan investor lokalnya hanya Rp19,7 triliun.

“Dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu, investasi ini tumbuh 32,8 persen,” kata Kepala BKPM Gita Wirjawan di Jakarta, Senin 23 April.

Realisasi investasi di luar Pulau Jawa sebesar Rp33,6 triliun atau 47,2 persen dari total investasi. Jika dibandingkan tahun lalu, investasi di wilayah ini tumbuh 41,8 persen.

Gita menuturkan, peningkatan invetasi di luar Pulau Jawa ini menunjukkan pemerataan ke seluruh wilayah. “Ini cukup menggembirakan,” kata Gita.

“Kami yakin dengan percepatan pembangunan infrastruktur termasuk penyediaan listrik dan gas akan terjadi peningkatan dan penyebaran investasi yang lebih besar pada masa yang akan datang.” (eh)
Indonesia cbank sees forex reserves growing again by end-2012
Published: Thursday, 12 Apr 2012 | 3:45 AM ET
Text Size

Twitter

0

LinkedIn

0

Share

JAKARTA, April 12 (Reuters) – Indonesia’s central bank expects foreign exchange reserves to grow by the end of 2012 because of a balance of payments surplus, deputy governor Hartadi A. Sarwono said on Thursday.

Foreign reserves fell to $110.5 billion by the end of March, down from $112.2 billion a month earlier and from $122.7 billion last July, as the central bank has intervened to try to prop up a rupiah currency being weakened by capital outflows.

Sarwono, who is in charge of monetary policy, said he was still comfortable with the level of the rupiah because he said it has weakened due to external factors. The currency slipped 0.3 percent on Thursday to trade at 9,175 per U.S. dollar, taking losses for the year to 1.25 percent.

However, Sarwono saw prospects for capital inflows as “still quite high”, though the central bank expects the balance of payments surplus to be lower than last year.

Bank Indonesia earlier on Thursday kept its benchmark rate at a record low 5.75 percent for a second straight month after March inflation remained low and the country’s parliament derailed a government plan to raise fuel prices in April.

(Reporting by Aditya Suharmoko; Editing by Neil Chatterjee)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s