bbri @giaa … 290312

Akuisisi Sekuritas, BRI Siapkan Rp1 Triliun
Proses akuisisi itu akan dilakukan secepatnya, yakni pada kuartal III-2012.
Rabu, 28 Maret 2012, 14:09 WIB
Antique, Sukirno

VIVAnews – Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, Sofyan Basir, mengatakan, perseroan menyiapkan anggaran sebesar Rp1 triliun untuk pertumbuhan anorganik. Termasuk, untuk mengakuisisi perusahaan sekuritas.

“Anggaran akuisisi sudah lama disiapkan. Sejak tahun lalu, kami siapkan Rp1 triliun, tetapi tidak semua untuk sekuritas,” kata Sofyan saat konferensi pers usai rapat umum pemegang saham tahunan di kantornya, Jakarta, Rabu 28 Maret 2012.

Namun, Sofyan enggan menyebutkan perusahaan sekuritas mana yang akan diakuisisi perseroan. Ia hanya menargetkan bahwa proses akuisisi akan dilakukan secepatnya yakni pada kuartal III-2012. “Kami targetkan tahun ini di kuartal ketiga,” ujarnya.

Dia menambahkan, anggaran Rp1 triliun tersebut juga disiapkan BRI untuk berbagai keperluan investasi lainnya. “Pertumbuhan anorganik kami rencanakan secepatnya. Tetapi, due diligence (uji tuntas) masih belum, kami targetkan tahun ini,” ungkap Sofyan.

Sebelumnya, BRI berencana untuk mengakuisisi satu perusahaan sekuritas pada 2011, yang ditandai dengan adanya izin yang telah diberikan Kementerian Badan Usaha Milik Negara untuk melakukan akuisisi tersebut.

“Kemungkinan itu betul ada. Kami baru dapat izin,” kata Sofyan di Jakarta, belum lama ini.

Sementara itu, Menteri BUMN Dahlan Iskan juga sudah merestui rencana BRI untuk mengakuisisi perusahaan sekuritas itu. (art)

• VIVAnews
Saham Garuda Bakal Dijual Rugi

Oleh: Jagad Ananda
Pasar Modal – Kamis, 29 Maret 2012 | 06:00 WIB

INILAH.COM, Jakarta – Aksi Dahlan Iskan, yang ikut menawarkan saham maskapai penerbangan Garuda Indonesia (GIAA) kepada sejumlah konglomerat, tampaknya bakal membuahkan hasil.

Tiga BUMN, yang menjadi penjamin penerbitan saham perdana (IPO) si burung besar itu, pun kini tengah sibuk menyelenggarakan bidding untuk memilih penasihat keuangan yang bakal menjadi perantara untuk menjual saham mereka. Maklum, efek yang ditawarkan Mandiri, Bahana dan Danareksa Sekuritas itu cukup besar, senilai Rp2,25 triliun.

Dengan menjual secara bersamaan, kepada satu atau dua investor, diharapkan harga yang diperoleh bisa cukup baik. Paling tidak, bisa sama dengan harga ketika mereka menyerap GIAA yang tak laku saat IPO, Februari tahun lalu, yakni Rp750 per lembar.

Sayang, harapan itu kelihatannya tidak akan terkabul. Sejumlah pelaku pasar menilai, GIAA belum pantas berada di level tersebut. Kendati, pada 2011 lalu, BUMN ini berhasil mencatatkan laba bersih Rp808,64 miliar atau naik 50% dibanding tahun sebelumnya. “Menurut saya, yang terbentuk saat ini (Rp600) sudah tinggi, harga wajarnya masih berada di Rp565,” kata seorang analis.

Hambatan lain yang membuat Bahana Cs tidak akan mendapat harga bagus adalah masih banyaknya investor institusi yang memegang GIAA dalam jumlah yang cukup besar. Seperti diketahui, ketika IPO, ada sekitar 100 perusahaan yang masuk. Salah satunya Jamsostek yang menyerap GIAA hingga senilai Rp200 miliar. “Mereka ini akan menjadi pesaing bagi Bahana Cs,” kata sang analis.

Itu sebabnya, kalau mau aman, tiga perusahaan penjamin itu harus berani buntung alias menjual di bawah harga IPO. Alasannya, jika tidak dilepas, GIAA hanya akan memperbesar angka kerugian. Sudah rugi lantaran capital loss, rugi bunga lagi. [mdr]

TEMPO.CO, Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia Tbk menyiapkan anggaran sebesar Rp 1 triliun untuk meningkatkan pertumbuhan secara anorganik pada tahun ini. Salah satunya melalui akuisisi perusahaan sekuritas. “Tidak semua untuk sekuritas. Sebagian untuk injeksi perusahaan lain,” kata Direktur Utama BRI Sofyan Basir usai rapat umum pemegang saham tahunan di Jakarta, Rabu, 28 Maret 2012.

Sofyan menjelaskan, dari total dana yang disiapkan itu, separuhnya dipakai untuk menginjeksi PT Bank Agro Niaga Tbk, anak perusahaan BRI yang diakuisisi tahun lalu. Sisanya akan digunakan untuk mengkuisisi tiga perusahaan sekuritas.

Sofyan enggan menyebutkan perusahaan sekuritas apa yang akan diambil alih. Ia menargetkan proses akuisisi tersebut akan rampung tahun ini. “Kami targetkan tahun ini di kuartal ketiga,” ujarnya. BRI memang berencana mengakuisisi perusahaan sekuritas setelah mendapatkan izin dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara.

http://www.tempo.co/read/news/2012/03/28/087393097/Ekpansi-Anorganik-BRI-Siapkan-Rp-1-Triliun

Sumber : TEMPO.CO
Title : BBRI: Dahlan Restui BRI Akuisisi Bahana Securities
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan merestui rencana aksi korporasi PT Bank
Rakyat Indonesia Tbk yang akan mengakuisisi PT Bahana Securities. “Bukan hanya menyetujui,
pokoknya silakan,” kata Dahlan Iskan di Jakarta, Selasa 27 Maret 2012.

Seperti diketahui, esok BRI akan mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang salah
satunya membahas tentang rencana mengakuisisi perusahaan sekuritas.(vivanews/hla) 0815

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s