LABA Rp3,7T/14,1T @bbri … 210212

Laba di Atas Estimasi, Buy BRI

Oleh: Charles MS
Pasar Modal – Selasa, 21 Februari 2012 | 09:23 WIB

INILAHCOM, Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) membukukan laba bersih Rp3,7 triliun pada kuratal 4-2011 (naik 1,7% QoQ), menjadikan laba bersih 2011 mencapai Rp14,1 triliun atau naik 23,2% YoY.

Samuel Sekuritas dalam catatan risetnya menyatakan laba bersih BRI ini di atas estimasi pasar (105% dari estimasi pasar). Kenaikan laba bersih terutama didorong oleh penurunan provisi 80% QoQ, 24% YoY atau menjadi Rp6 triliun pada 2011.

“Penurunan provisi ini bagi kami mengindikasikan telah terjadi perbaikan kualitas aset terutama pada segmen kecil dan menengah yang pada sembilan bulan pertama 2011 masih memiliki NPL cukup besar. Kami tidak melakukan penyesuaian akan hal ini, karena masih menunggu laporan audit,” ujar Samuel.

Format laporan keuangan ke BI juga kemungkinan belum menggunakan PSAK yang baru. “Kami masih mempertahankan target harga Rp8.100 yang mencerminkan PBV3,4 kali. Saat ini sendiri, BBRI diperdagangkan pada PBV’12 2,9 kali (ROE’12 26%), jauh lebih rendah dari BBCA pada PBV’12 3,8 kali (ROE’12 25,3%). “Kami pun merekomendasikan buy untuk saham BBRI,” tukas Samuel.

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) meraup laba Rp 14,137 triliun di tahun 2011 (unaudited). Laba ini melesat 56,5% dari perolehan laba tahun 2010 lalu sebesar Rp 9,033 triliun.

Berdasarkan data laporan perbankan di situs resmi Bank Indonesia (BI), Selasa (21/2/2012), perseroan berhasil menumbuhkan pendapatan bunga bersih hingga 22,78% menjadi Rp 34,464 triliun di akhir 2011, dari sebelumnya Rp 28,068 triliun.

Naiknya pendapatan bunga itu diiringi dengan beban operasional yang hanya naik tipis, dari Rp 16,51 triliun di tahun 2010 menjadi Rp 17,018 triliun akhir tahun lalu.

Sehingga, laba operasi bank pelat merah itu menanjak menjadi Rp 14,137 triliun di 2010, naik cukup tinggi dari laba operasi tahun 2010 lalu sebanyak Rp 9,033 triliun.

Sepanjang tahun 2011 lalu, bank milik negara itu sudah menyalurkan kredit sebanyak Rp 283,877 triliun, naik 17% dari total penyaluran kredit dua tahun lalu Rp 241,064 triliun.

Sumber: detikcom
Bank Rakyat, Medco, United Tractors: Indonesia Equity Preview
By Berni Moestafa – Feb 21, 2012 9:25 AM GMT+0700

LinkedIn
Google +1
Print
QUEUE
Q

Shares of the following companies may have unusual moves in Indonesian trading. Stock symbols are in parentheses, and share prices are as of the previous close.

The Jakarta Composite index rose 0.1 percent to 3,980.25.

Energy companies: Crude oil futures rose to a nine-month high, adding as much as $2.20 to $105.44 a barrel in electronic trading in New York. PT Medco Energi Internasional (MEDC) , Indonesia’s biggest listed oil company, was unchanged at 2,250 rupiah and PT Energi Mega Persada (ENRG) , the second-largest, was unchanged at 190 rupiah.

PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) : Indonesia’s second- biggest lender by assets posted a 2011 unaudited net income of 14.1 trillion rupiah ($1.6 billion), the company said in a statement on Bank Indonesia’s website without providing a comparative figure. The bank had a net income of 11.5 trillion rupiah in 2010, according to data compiled by Bloomberg. Bank Rakyat was unchanged at 6,800 rupiah.

PT Bumi Resources (BUMI) : Nathaniel Rothschild is likely to remain a director of Bumi Plc (BUMI) after a March 26 meeting that is expected to see him replaced as co-chairman of the company, Chris Fong, a spokesman for Indonesia’s Bakrie Group, which owns a stake in Bumi, said. Bumi owns 29 percent of Bumi Resources. Bumi Resources, Indonesia’s largest coal producer, advanced 1 percent to 2,525 rupiah.

PT Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) : The state-owned coal producer expects revenue to climb to 15 trillion rupiah this year from last year’s target of about 10.5 trillion rupiah, Bisnis Indonesia reported, citing President Director Milawarma. The company targets net income to rise at least 20 percent from last year’s target of about 3 trillion rupiah, the report said. Bukit Asam fell 1.2 percent to 20,750 rupiah.

PT United Tractors (UNTR) : Indonesia’s biggest heavy equipment seller plans to buy two coal mines in Kalimantan, Bisnis Indonesia reported, citing President Director Djoko Pranoto. The company expects the transactions to be completed at the end of the second quarter, the report said. United Tractors climbed 0.3 percent to 29,700 rupiah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s