rupiaaa($3P1;9093)aah … 131211

SINGAPURA: Rupiah jatuh setelah investor asing mengurangi kepemilikan aset dari Indonesia di tengah kekhawatiran krisis utang Eropa akan memperlambat permintaan ekspor dari Asia.

Data bursa kemarin menunjukkan asing melakukan aksi jual bersih US$21 juta atas saham domestik.

Penurunan juga terlihat dari Indeks Saham MSCI Asia-Pasifik setelah Moody Investors Services mengatakan KTT Eropa pekan lalu tidak mengurangi prospek penurunan peringkat pinjaman negara di kawasan itu.

Moody mengatakan kesepakatan fiskal oleh para pemimpin Uni Eropa yang menambahkan 200 miliar euro atau setara US$264 miliar untuk dana bailout tidak mengurangi risiko penurunan peringkat.

Data Bloomberg yang dikompilasi dari bank-bank lokal menunjukkan nilai tukar rupiah turun 0,5%, terbesar sejak 28 November, menjadi Rp9.093 per dolar pukul 9.30 di Jakarta.

Sebelumnya mata uang ini mencapai 9.130 per dolar, level terlemah sejak 7 Desember.

“Pasar mungkin akan lebih dipengaruhi oleh sentimen global di tengah pusaran krisis Eropa,” kata Enrico Tanuwidjaja, analis mata uang Malayan Banking Bhd yang berbasis di Singapura, seperti dikutip Bloomberg.

Menurut Tanuwidjaja masih ada risiko intervensi bank sentral jika rupiah bergerak tak seirama mata uang regional.

Kemarin Deputi Gubernur Bank Indonesia Hartadi Sarwono berharap rupiah diperdagangkan pada 8.900—9.000 per dolar tahun depan.

http://www.bisnis.com/articles/rupiah-terpuruk-ke-level-rp9-dot-093-slash-us$1

Sumber : BISNIS.COM
JAKARTA: Pasar surat utang negara (SUN) diprediksi akan sepi hari ini karena momentum menjelang akhir tahun.

“Perdagangan di pasar sekunder diperkirakan masih cenderung sepi karena beberapa investor yang telah bersiap melakukan tutup buku menjelang akhir tahun,” ujar Ariawan, analis obligasi PT Mega Capital Indonesia, dalam risetnya pagi ini.

Dia menilai saat ini sentimen negatif pasar global masih mendongkrak risiko sehingga meningkatkan kekhawatiran investor.

Kekhawatiran itu, tuturnya, tercermin dari terkoreksinya bursa global yang disertai penguatan nilai tukar dolar AS di pasar mata uang asing semalam.

Naiknya nilai tukar juga diikuti naiknya harga obligasi pemerintah AS (US Treasury) yang kemudian menekan imbal hasilnya (yield).

Dia mengatakan yield US Treasury bertenor 10 tahun turun 5 basis poin ke level 2,01% pada perdagangan semalam.

Tingginya minat investor, lanjutnya, juga ditunjukkan oleh tingginya penawaran yang masuk dalam lelang US Treasury Notes senilai US$32 miliar.

Kedua aset itu merupakan aset lebih aman (safe haven asset) dibandingkan dengan pasar saham yang dianggap berisiko lebih tinggi (riskier asset).

“Lembaga pemeringkat Moodys dan Fitch kemarin menyatakan bahwa para pemimpin Eropa belum mengambil kebijakan dan langkah yang jelas dalam upaya mengatasi krisis di wilayah tersebut dalam pertemuan EU Summit akhir pekan lalu.”

http://www.bisnis.com/articles/pasar-sekunder-sun-sepi

Sumber : BISNIS.COM

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s