rupiaaa(9004)aah … 151111

JAKARTA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali melemah, rupiah kini diperdagangkan di level Rp9.000 per USD.

Patokan imbal hasil obligasi Italia naik di atas tujuh persen pekan lalu, negara-negara pun dipaksa dengan beban utang yang lebih rendah untuk mencari dana talangan. Dengan utang lebih dari dua triliun euro, dana talangan untuk Italia dianggap terlalu besar. Adapun imbal hasil obligasi Italia berjangka 10 tahun naik menjadi 6,76 persen.

Benchmark obligasi di Italia, Prancis, dan Spanyol tercatat sedikit lebih tinggi dari akhir pekan lalu dan ditutup nyaris ke level tertingginya.

Meningkatnya imbal hasil obligasi ini sedang diawasi dengan hati-hati karena setiap kenaikan suku bunga mengancam kemampuan Italia dan negara-negara lain untuk membiayai kegiatan mereka. Hasilnya, para investor lebih nyaman masuk pada safe haven.

Mengutip yahoofinance, rupiah bercokol di level Rp9.004 per USD dengan kisaran perdagangan Rp8.955-Rp9.004 per USD. Sementara, menurut kurs tengah Bank Indonesia (BI), rupiah diperdagangkan di kisaran Rp8.995 per USD setelah sebelumnya berada pada kisaran Rp8.955 per USD dengan kisaran perdagangan PR8.950-Rp9.040 per USD.

Sementara, nilai tukar euro terhadap dolar AS terpantau berada di 1,360 euro per USD, dengan kisaran perdagangan 1,357-1,364 euro per USD. Sedangkan nilai tukar poundsterling terhadap USD terpantau menguat ke kisaran 1,591 dengan kisaran perdagangan 1,587-1,593 poundsterling per USD.

http://economy.okezone.com/read/2011/11/15/278/529736/rupiah-kembali-tembus-rp9-000-usd

Sumber : OKEZONE.COM

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s