AMan, KURANG proDUKTIF, bo … 141111

JAKARTA – Kecenderungan bank untuk menyimpan cadangan likuiditasnya dalam bentuk Surat Berharga Indonesia (SBI) karena instrumen ini dinilai paling aman dalam membentuk secondary reserve (Giro Wajib Minimum Sekunder) dibandingkan government bond.

“Bagi bank yang memiliki kelebihan likuiditas dan memiliki dana idle (menunggu) lama, memang akan memilih menempatkan dananya di SBI meskipun bunganya kecil daripada di government bond. Ini karena government bond harganya tidak stabil,” ungkap pengamat ekonomi Anton Gunawan ketika dihubungi okezone, Senin (14/11/2011).

Anton menambahkan, bagi bank-bank yang kelebihan likuiditas tetapi sewaktu-waktu membutuhkan dana dengan cepat, kecenderungannya adalah menyimpan dananya di bank sentral dengan Fasbi. Hal ini wajar, pasalnya, menyimpan kelebihan likuiditas di SBI memiliki jangka waktu pengambilan.

“Dengan menurunnya BI rate, suku bunga SBI juga pasti akan turun, tapi bank-bank tidak punya pilihan lain, jadi sebelum suku bunga makin turun, mereka merasa lebih aman menyimpan dana di SBI daripada di obligasi pemerintah. Jadi ada dua alasan, menyimpan kelebihan likuiditas dan memenuhi GWM sekunder,” lanjutnya.

Padahal, menurut Anton, bank sentral saat ini juga sedang berusaha menurunkan kecenderungan bank untuk menyimpan dananya di SBI agar beralih ke obligasi pemerintah. “Bank masih takut, karena government bond harus dipantau terus naik turunnya, tidak seperti SBI,” pungkas dia.

http://economy.okezone.com/read/2011/11/14/457/529037/bank-simpan-likuiditas-di-sbi-karena-paling-aman

Sumber : OKEZONE.COM

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s