BI dukung BBRI … 161011

Penurunan BI Rate Positif Bagi Emiten Perbankan
Selasa, 11 Oktober 2011 | 16:08
BEI: Penurunan BI Rate Positif Bagi Bursa.
investor daily

JAKARTA- Penurunan sukubunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) diyakini dapat memberikan sentimen positif bagi emiten di sektor perbankan di Bursa Efek Indonesia.

Analis PT Finance Corporindo Edwin Sinaga mengatakan di Jakarta, Selasa (11/10), keputusan Bank Indonesia menurunkan BI Rate jelas memberikan dampak baik bagi sektor perbankan secara jangka panjang.

“Hal ini khususnya bagi kinerja emiten perbankan untuk kinerja ke depan,” ungkapnya.

Edwin menambahkan jika dilihat dari penurunan harga saham sektor perbankan yang signifikan pada beberapa waktu lalu bukanlah disebabkan faktor fundamental ekonomi Indonesia, namun lebih dipicu oleh aksi ambil untung (profit taking) yang dilakukan investor.

Selanjutnya, Edwin merekomendasikan untuk mengoleksi saham-saham unggulan sektor perbankan seperti PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI), PT Bank Central Asia (BBC), dan PT Bank Negara Indonesia (BBNI).

Sementara itu, analis Anugerah Securindo Indonesia Viviet S Putri mengatakan penurunan BI Rate ini, selain memberikan angin segar bagi sektor perbankan tentunya juga mendukung eksportir.

“Penurunan sukubunga yang dilakukan BI merupakan langkah yang sangat bagus, di mana negara-negara ekonomi maju juga telah menurunkan suku bunganya terlebih dahulu,” ulasnya.

Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) memutuskan menurunkan sukubunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) atau 0,25% ke posisi 6,25% untuk Oktober 2011, setelah bertahan di posisi 6,75% sejak 4 Februari 2011.

Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution mengungkapkan keputusan untuk menurunkan BI Rate ini dilakukan setelah sebelumnya secara berturut-turut memberikan sinyal pemangkasan sukubunga lantaran inflasi yang terkendali.

“Inflasi di 2011 akan lebih rendah dan bergerak di bawah 5% seiring dengan koreksi harga komoditas global,” terangnya.

Dengan pemangkasan BI Rate 25 basis poin, berarti suku bunga acuan kembali ke posisi pada periode 9 Agustus 2009-4 Februari 2011, yaitu 6,5%.

Penentuan sukubunga untuk Oktober ini terbilang cukup krusial, karena selama September 2011, pasar keuangan Indonesia sempat mengalami guncangan yang ditandai dengan jatuhnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Kondisi itu diikuti dengan volatilitas yang cukup tinggi pada indeks di Bursa Efek Indonesia dalam kurun waktu satu bulan terakhir akibat kekhawatiran akan terjadinya krisis utang yang menimpa beberapa negara Eropa dan AS.

“Perhatian terutama ditujukan pada dampak jangka pendek, terutama bursa saham. BI memperhatikan pembalikan modal asing di pasar keuangan domestik,” tuturnya.(ant/hrb)

Ekonomi RI Terinsulasi dari Dampak Krisis Global
Oleh Wahyu Sudoyo | Kamis, 13 Oktober 2011 | 11:00
investor daily

JAKARTA – Indonesia dinilai cukup terinsulasi dari dampak krisis global, berdasarkan hasil empat tes tekanan (stress test), yakni krisis Eropa, krisis keuangan Amerika Serikat, terjadinya gelembung aset (bubble aset), dan potensi merosotnya permintaan barang (demand shock).

Dengan sedikitnya korelasi tersebut, dampak gejolak ekonomi global diyakini tidak berpengaruh secara signifikan hingga 2012. Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Gita Wirjawan menjelaskan, korelasi Indonesia terhadap krisis di sejumlah kawasan termasuk yang paling rendah.

Indonesia bersama India berada dalam zona terbawah dalam konteks korelasi empat stress test tersebut. Posisi semakin bawah menunjukkan perekonomian suatu negara semakin terisolasi dari dampak empat krisis.

“Indonesia berada di posisi terbawah bersama India dalam konteks korelasi empat stress test tersebut. Posisi di atas itu adalah Singapura, Taiwan, Hong Kong, dan negara eksportir lainnya,” ujar Gita dalam Economic Outlook Conference CIMB Niaga, di Jakarta, Rabu (12/10).

Baca selengkapnya di Investor Daily versi cetak di http://www.investor.co.id/pages/investordailyku/paidsubscription.php

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s