rupiaaa(8490)aah … 270711

Rupiah melejit ke level terkuat tujuh tahun. Rupiah konsisten menguat seiring meningkatnya kepemilikan asing di aset Indonesia karena percepatan pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun lalu melaju 6,1%, yang tercepat sejak 2008.

Mata uang Garuda menguat 0,2% ke level Rp 8.487 per dollar AS, hingga pukul 10.33 di Jakarta. Ini level terkuatnya sejak Maret 2004.

Indeks Harga Saham Gabungan mencetak rekor kemarin setelah dana asing yang masuk ke pasar saham mencapai US$ 525 juta, lebih dari jumlah yang mereka lepas di bulan ini. Sementara, kepemilikan asing di surat utang negara pun sudah bertambah 25% pada tahun ini, yaitu mencapai Rp 243,93 triliun hingga 22 Juli lalu.

Pada 19 Juli lalu, Fitch Ratings menyebut, Indonesia punya peluang lebih dari 50% untuk mendapatkan kenaikan peringkat utang dalam 12 bulan hingga 18 bulan ke depan. Peringkat utang Indonesia menurut Fitch di BB+, sementara Standard & Poor’s pada April lalu menaikkan peringkat utang Indonesia dari BB menjadi BB+, atau satu level di bawah invesment grade.

Apresiasi rupiah juga disebabkan tertekannya dollar AS. Indeks dollar jatuh ke level terendah dua bulan, setelah anggota parlemen AS tak kunjung menyepakati peningkatan batas utang AS, dan memiliki rencana yang berbeda.

Ekonom United Overseas Bank Ltd. Ho Woei Chen menyebut, masuknya modal asing ke Indonesia akan didukung oleh sentimen positif termasuk kenaikan peringkat utang di tahun ini atau awal tahun depan. “Secara umum pelemahan dollar juga menggiring penguatan mata uang Asia,” ujarnya, di Singapura, hari ini.

http://investasi.kontan.co.id/v2/read/1311739510/73896/Laju-pertumbuhan-ekonomi-menyokong-rupiah-ke-level-terkuat-tujuh-tahun

Sumber : KONTAN.CO.ID
JAKARTA–MICOM: Meski minim berita positif kurs nilai tukar rupiah terhadap dolar AS bergerak terbatas hanya menguat 10 poin ke posisi 8.490 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya senilai 8.500.

“Meski minim isu positif dari global pergerakan rupiah masih positif, namun masih cenderung terbatas,” kata analis valuta asing Samuel Sekuritas Lana Soelistianingsih di Jakarta, Rabu (27/7).

Ia menambahkan, pergerakan rupiah dapat terkoreksi dipicu oleh pasar Asia yang kemungkinan akan tertekan pada hari ini mengikuti penurunan di pasar AS seiring dengan perdebatan mengenai utang AS.

“Perdebatan antara Presiden AS dengan pimpinan kongres AS terus memanas. Bahkan Presiden AS mengingatkan kemungkinan krisis ekonomi yang lebih dalam jika tidak ada kesepakatan untuk menaikkan batas atas pinjaman pemerintah yang saat ini sebesar US$14,3 triliun,” katanya.

Perdebatan nampaknya menuju pada titik kritis kebuntuan, tetapi pasar obligasi AS masih menunjukkan arah kenaikan harga. (Ant/OL-5)

http://www.mediaindonesia.com/read/2011/07/27/245469/20/2/Rupiah-Mengencang-10-Poin

Sumber : MEDIA INDONESIA
Kecemasan Utang AS Siap Pacu Rupiah ke 8.480

Oleh: Ahmad Munjin
Pasar Modal – Rabu, 27 Juli 2011 | 07:00 WIB

INILAH.COM, Jakarta – Kurs rupiah di pasar spot valas antar bank Jakarta, Rabu (27/8) diprediksi menguat. Kecemasan batas atas utang AS dan data-data ekonomi yang dirilis jadi katalisnya.

Periset dan analis senior PT Monex Investindo Futures Zulfirman Basir mengatakan, rupiah berpeluang menguat hari ini meskipun butuh sentimen positif yang signifikan. Sebab, rupiah sedang berada di level psikologis 8.500. Karena itu, butuh faktor fundamental yang sangat kuat untuk mendukung penguatan rupiah lebih lanjut agar hari ini bisa ditutup kuat di bawah 8.500.

Jika tidak, menurutnya, justru aksi profit taking yang akan melanda mata uang RI ini. Hanya saja, jika melihat kecemasan pasar atas alotnya kenaikan batas atas utang AS, dolar AS semakin suram. Begitu juga dengan data-data yang akan dirilis hari ini baik di AS maupun di Eropa yang cenderung memperlemah dolar AS. “Karena itu, rupiah cenderung menguat dan akan bergerak dalam kisaran 8.480-8.520 per dolar AS,” katanya kepada INILAH.COM.

Lebih jauh dia menjelaskan, data AS semalam memang dirilis variatif. Kondisi itu, semakin menegaskan lemahnya ekonomi AS. Indeks Kepercayaan Konsumen AS sudah diperkirakan turun jadi 57,1 dari sebelumnya 58,5. Tapi, penjualan rumah AS sudah diprediksikan naik sebesar 321 ribu unit rumah dari sebelumnya 319 ribu unit untuk bulan Juni 2011. “Ini mixed, tapi market akan fokus pada soal kemelut batas atas uang AS,” ungkapnya.

Di sisi lain, lanjutnya, Rabu (27/7) ini akan dirilis data inflasi Jerman yang angkanya diprediksi meningkat. Angka inflasi Juli Jerman diprediksi naik jadi 0,3% dari sebelumnya 0,1%. Karena itu, European Central Bank (ECB) kemungkinan akan menaikkan suku bunga acuannya dari level 1,50% saat ini meskipun bukan bulan depan.

Sementara itu, Bank Sentral AS belum memberikan indikasi pengetatan moneter lebih lanjut sehingga menjadi sentimen positif bagi euro termasuk rupiah. Pada saat yang sama, data inflasi Australia juga bakal jadi patokan pada awal perdagangan hari ini.

“Walaupun angkanya diprediksi turun jadi 0,7% dari sebelumnya 1,6%, jika melihat kenaikan minyak dunia dan komoditas global, data inflasi Australia berpeluang lebih tinggi dari ekspektasi pasar,” imbuhnya. Asal tahu saja, kurs rupiah di pasar spot valas antar bank Jakarta, Selasa (26/7) ditutup menguat 18 poin (0,21%) ke level 8.500/8.510.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s