bbri JUGA perbankan … 270711

Pilih Saham Bank-Konsumer

Oleh: Asteria
Pasar Modal – Rabu, 27 Juli 2011 | 05:13 WIB

INILAH.COM, Jakarta – Bursa saham Indonesia pada Rabu (26/7) diperkirakan masih akan menguat, meski terbatas. Saham perbankan dan konsumer bisa jadi pilihan.

Arif Fahruri, analis dari Erdhika Elit Securities mengatakan, IHSG hari ini masih akan melanjutkan penguatan. Namun kenaikannya terbatas karena sudah disertai profit taking,”IHSH akan profit taking, setelah break new high 4128,” ujarnya kepada INILAH.COM.

Aksi ambil untung ini, diperkirakan akan terjadi pada saham sektor perbankan yang sudah naik tinggi.

Menurutnya, di tengah sentimen eksternal yang mixed, IHSG masih bisa bergerak positif, ditunjang faktor domestiknya yang kuat, terutama karena antisipasi laporan keuangan kuartal kedua. “Kinerja emiten relatif solid dengan pertumbuhan di atas ekspektasi,” ujarnya.

Di tengah situasi ini, Arif merekomendasikan investor masuk di saham-saham yang memiliki potensi naik. Pilihannya adalah saham sektor konsumen dan sektor perbankan.

Untuk konsumen, saham yang disarankan adalah Indofood Sukses Makmur (INDF) dan Japfa Comfeed (JPFA). Sedangkan dari sektor perbankan adalah Bank Rakyat Indonesia (BBRI) dan Bank Mandiri (BMRI).”Rekomendasi beli untuk emiten-emiten ini.”

Pada perdagangan Selasa (26/7), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 45,68 poin (1,12%) ke level 4,132.777. Perdagangan didukung volume transaksi yang tercatat mencapai 8,692 miliar lembar saham, senilai Rp6,280 triliun dan frekuensi 192.132 kali.

Sebanyak 161 saham menguat, sedangkan 86 saham melemah dan 91 saham stagnan. Penguatan indeks juga diwarnai aksi beli asing yang mencatatkan transaksi nilai beli bersih (net foreign buy) sebesar Rp 81,5 miliar. Rinciannya, transaksi beli mencapai Rp1,873 miliar sedangkan transaksi jual sebesar Rp1,792 miliar. [mdr]

Saham Perbankan di BEI Dominasi Pasar
Selasa, 26 Juli 2011 | 13:16
Investor Daily

JAKARTA- Saham-saham industri perbankan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (26/7) medominasi pasar karena diburu oleh pelaku pasar sehingga mengalami transaksi yang cukup besar yang mendorong indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat.

Indeks BEI naik 0,82 persen atau 33,418 poin menjadi 4.120,516 poin dan indeks LQ-45 bertambah 7,315 poin atau 1,01% menjadi 728,403.

Analis PT First Asia Capital Ifan Kurniawan di Jakarta, Selasa mengatakan, para pelaku pasar memburu saham-saham industri perbankan, setelah mereka melaporkan kinerja keuangan yang cukup baik.

Saham perbankan mengalami pertumbuhan laba rata-rata sebesar 23% yang memicu pelaku melakukan aksi beli terhadap saham tersebut, kata Ifan.

Saham Bank BNI diperjualbelikan sebanyak 51,48 juta unit senilai Rp212,34 miliar pada kurs akhir Rp4.175 atau naik Rp150, saham Bank Mandiri dengan kurs naik Rp200 menjadi Rp7.900 berpindatangan sebanyak 21,05 juta saham senilai Rp165,65 miliar, dan saham Bank BRI terjual sebanyak 21,24 juta unit dengan nilai Rp141,03 miliar pada kurs akhir Rp6.700 atau naik Rp100.

Selain itu, menurut dia, juga saham industri otomotif dan tambang juga diburu pelaku pasar sehingga mengalami kenaikan harga yang cukup tinggi.

Saham industri tambang yang mengalami kenaikan harga antara lain Indo Tambang Mega naik Rp2.300 menjadi Rp51.600, dan industri otomotifi seperti Astra Internasional menguat Rp650 menjadi Rp73.100.

Ia mengatakan, indeks akan dapat mencapai angka 4.150 poin melihat aksi beli pelaku pasar yang terus meningkat.

“Kami optimis indeks akan dapat mencapai level 4.150 poin karena membaiknya pasar Asia mengikuti pasar global, ” ucapnya.

Pasar Asia yang membaik, lanjut dia seperi indeks Hang Seng, Indek Nikkei dan Hong Kong serta pasar saham China setelah hari sebelumnya merosot.

Jadi peluang indeks untuk mencapai titik baru untuk mencapai level 4.200 masih akan terjadi, ujarnya.(ant/hrb)

Nasabah Kaya di Indonesia Masih Besar
Selasa, 26 Juli 2011 | 11:53
Investor daily

JAKARTA-Sebanyak tiga juta orang kaya di Indonesia masih belum dapat diserap oleh perbankan nasional karena tingkat pelayanan yang diberikan kepada nasabah masih belum memadai.

Direktur Retail Banking PT ANZ Panin Bank, Anthony Soewandy di Jakarta, Selasa (26/7) mengatakan, perbankan nasional harus dapat memberikan pelayanan yang lebih baik agar orang-orang kaya itu mau menempatkan dananya di bank nasional.

Orang-orang kaya Indonesia lebih suka menempatkan dananya di luar negeri seperti di Singapura dan Hongkong, karena mereka merasa lebih aman, katanya.

Menurut dia, orang kaya Indonesia yang menempatkan dananya di reksadana hanya sekitar 91.000 orang itu hal ini menunjukkan bahwa pasar nasabah kaya di dalam negeri masih besar.

Karena itu, ANZ Panin Bank berusaha meningkatkan pangsa pasarnya dengan meluncurkan produk baru “Signature Priority Banking Infinite” yang khusus ditujukan kepada orang-orang kaya tersebut, ucapnya.

Selain itu, lanjut dia, adanya upaya pemerintah untuk menarik dana orang Indonesia yang ditempatkan di luar negeri juga akan mendorong jumlah orang kaya Indonesia bertambah.

Pasarnya cukup besar, namun perbankan juga harus dapat memberikan layanan yang lebih baik, sehingga mereka yakin dana yang ditempatkan di bank-bank lokal terjamin keberadaannya, ujarnya.

Dikaitkan dengan dana pihak ketiga (DPK), , menurut dia, ANZ Panin Bank menargetkan penghimpunan dana masyarakat sebesar Rp23,5 triliu pada akhir 2011 atau naik 20 persen dibanding Juni 2011 yang mencapai Rp19 triliun.

Kenaikan DPK pada semester pertama 2011 itu didorong oleh produk Priority Banking yang telah beroperasi sejak Mei 2009, ujarnya.

Perusahaan akan tetap berfokus pada produk priority banking dalam upaya menggenjot dana masyarakat yang masiih besar itu, tambahnya.

Nasabah ANZ Panin Bank saat ini mencapai 10.500 orang dan diharapkan pada akhir tahun ini bisa mencapai 15.000 orang melalui produk Priority Banking, ujarnya.(ant/hrb)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s