kebijakan bunga Yen … 150611

Selasa, 14 Juni 2011 | 16:29
Jepang Pertahankan Suku Bunga Tak Berubah Jepang Pertahankan Suku Bunga Tak Berubah
investor daily

TOKYO- Bank Sentral Jepang (Bank of Japan/BoJ) pada Selasa (14/6) mempertahankan suku bunganya tidak berubah antara nol hingga 0,1 persen dan mengatakan akan memperluas program pinjaman kepada perusahaan-perusahaan di daerah pertumbuhan untuk mendukung ekonomi.

Panel kebijakan BoJ setelah pertemuan dua hari memberikan suara bulat untuk mempertahankan suku bunga tak berubah sementara memperluas fasilitas pinjaman tiga triliun yen Juni lalu (37,4 miliar dolar AS) untuk mendorong bank menyalurkan dana ke sektor seperti energi terbarukan dan obat-obatan.

Bank sentral akan menawarkan saluran kredit baru sampai dengan 500 miliar yen berdasarkan fasilitas baru yang dirancang untuk memudahkan bagi perusahaan kecil untuk mengakses dana tunaidari bank tanpa menggunakan jaminan real estat tradisional.

Setiap bank bisa meminjam hingga 500 miliar yen pada tingkat suku bunga tahunan sebesar 0,1% untuk hingga empat tahun.

“Dengan maksud untuk lebih mendorong upaya lembaga keuangan, bank menganggap perlu fokus pada penyediaan dukungan bagi mereka dari ekuitas seperti dana dan kredit tanpa agunan konvensional atau jaminan,” bank sentral mengatakan dalam sebuah pernyataan.

BoJ juga sedikit menaikkan tingkat penilaian ekonomi, yang “terus menghadapi tekanan, terutama pada sisi produksi karena dampak dari bencana gempa tetapi menunjukkan beberapa tanda kenaikan.” BoJ mengatakan ekonomi Jepang kemungkinan kembali ke “sebuah pemulihan moderat” pada semester kedua tahun ini.

Ekonomi terbesar ketiga dunia ini terjun kembali ke resesi pada Januari-Maret, mengalami kontraksi karena dampak rekor gempa bumi terbesar di negara itu, sebuah tsunami dan keadaan darurat nuklir yang mengirim Jepang ke krisis terburuk pasca-perang dunia kedua.

Pasca gempa, BoJ menyuntikkan sebuah rekor jumlah uang tunai ke dalam sistem perbankan dan menggandakan dana pembelian aset menjadi 10 triliun yen, sebuah alat kebijakan utama yang dipertahankan tidak berubah pada Selasa.

Pihaknya juga membuat skema pinjaman terpisah untuk bank di daerah gempa untuk menjamin lembaga keuangan di daerah yang dilanda bencana dapat memenuhi permintaan dana rekonstruksi pasca-gempa.

Gempa 9,0 SR dan tsunami pada 11 Maret menghancurkan keseluruhan kota-kota dan menewaskan lebih dari 23.000 orang atau hilang serta melumpuhkan pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima Daiichi, yang menyebabkan kebocoran radiasi dan kekurangan tenaga listrik.

Banyak perusahaan terbesar di Jepang dipaksa untuk menghentikan sementara pabrik-pabriknya dan memperlambat produksi karena dampak gempa pada rantai pasokan dan pasokan listrik, yang sangat mengganggu produksi.

Sentimen di antara perusahaan Jepang besar jatuh ke titik terendah dalam dua tahun selama April-Juni, survei pemerintah menunjukkan Selasa, setelah dampak dari bencana 11 Maret.

Indeks mengukur “mood” di antara perusahaan besar berdiri pada minus 22,0 di kuartal kedua dibandingkan dengan minus 1,1 dalam tiga bulan sebelumnya, sebuah survei bersama yang dilakukan oleh Departemen Keuangan dan Kantor Kabinet menunjukkan.

Itu adalah angka terendah sejak minus 22,4 pada April-Juni 2009 ketika ekonomi Jepang berjuang di tengah krisis keuangan global.(ant/hrb)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s