6,5% > 2,2 Jt, bo :P … 050511

Kamis, 05/05/2011 11:33 WIB
Triwulan I-2011
BPS: Ekonomi RI Tumbuh 6,5%
Ramdhania El Hida – detikFinance

Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia selama kuartal I-2011 tumbuh 6,5%. Pada periode kuartal I-2011 pertumbuhan didorong utamanya oleh sektor pertanian akibat panen raya.

“Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan tumbuh 18,1% di kuartal I-2011. Kalau secara year on year, sektor telekomunikasi dan angkutan menjadi pendorong tertinggi yaitu tumbuh 13,8%,” kata Kepala BPS Rusman Heriawan dalam konferensi pers di kantor BPS, Jalan DR. Soetomo, Jakarta, Kamis (5/5/2011).

Rusman mengatakan, secara nominal, pertumbuhan ekonomi 6,5% (yoy) ini mencapai Rp 1.732,3 triliun.

“Di 2011 ini diperkirakan PDB Indonesia bisa mencapai Rp 7.400 triliun. Kalau jumlah penduduk kita 241 juta maka PDB per kapita di 2011 mencapai Rp 30,7 juta atau US$ 3.550 dengan kurs Rp 8.800/US$,” tutur Rusman.

Jika dilihat secara kuartalan, pertumbuhan kuartal I-2011 tumbuh 1,5% dibandingkan kuartal IV-2010.

Sepanjang kuartal I-2011, konsumsi tumah tangga tumbuh 4,5%, konsumsi pemerintah tumbuh 3%, investasi 7,3%, ekspor 12,3%, dan impor tumbuh 15,6%.

(dnl/qom)
Kamis, 05/05/2011 14:59 WIB
Penghasilan Minimal Rp 2,2 Juta, Rumah Tangga Aman
Ramdhania El Hida – detikFinance

Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan rumah tangga bisa selamat dengan penghasilan per bulan sekitar Rp 2,2 juta. Saat ini terjadi penurunan tren pendapatan per kapita masyarakat Indonesia.

Kepala BPS Rusman Heriawan menyatakan, pada tahun 2003, masyarakat berpendapatan per kapita rendah yaitu sampai US$ 2 dolar per hari mencapai 62,2%. Sedangkan, pada tahun 2010 masyarakat berpendapatan rendah menjadi 43,3%.

Sementara terjadi pelonjakan tingkat masyarakat berpendapatan menengah, yaitu US$ 2-20 per hari dari 37,7% pada tahun 2003 menjadi 56,5% pada tahun 2010.

“Bank Dunia pernah menjelaskan golongan menengah meningkat, bagaimanapun struktur lapangan kerja di Indonesia mendorong golongan menengah meningkat. Artinya orang yang berpendapatan rendah mengetas ke pendapatan menengah,” ujar Rusman di kantornya, Jalan dr. Sutomo, Jakarta, Kamis (5/5/2011).

Sedangkan, masyarakat berpendapatan per kapita tinggi, yaitu US$ 20 ke atas per hari tidak naik signifikan, dari 0,1% pada tahun 2003 menjadi 0,2% pada tahun 2010.

“Tinggi itu kan kalau sebulan kurs dolar Rp 9.000 jadi Rp 5,4 juta per bulan,” ujarnya.

Menurut Rusman, dengan pendapatan per kapita sebesar US$ 2 dolar, maka sebuah rumah tangga membutuhkan sekitar Rp 2,2 juta per bulan.

“Kalau 2 dolar dengan kurs Rp 9.000 maka Rp 18.000 per hari untuk satu orang. Tandanya kalau famili size dengan ayah, ibu, dan 2 orang anak, maka rumah tangga bisa survive dengan penghasilan sekitar Rp 2,2 juta,” tandasnya.

(nia/ang)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s