rupiaaa(8575)aah, cadev@$110M… 290411

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terus menguat dan sudah menembus Rp 8.575/US$ sejalan dengan ekspektasi pasar. Sementara cadangan devisa Indonesia kini sudah menembus US$ 110,5 miliar atau tertinggi sepanjang sejarah.

Penguatan rupiah yang sejalan dengan ekspektasi pasar tersebut menurut Bank Indonesia disebabkan karena masuknya aliran modal ke Indonesia akibat penerapan suku bunga rendah oleh The Fed.

“Rupiah bergerak menguat sejalan dengan expektasi pasar, berlanjutnya penerapan suku bunga rendah oleh The Fed dan program quantitative easing US$ 600 miliar sampai dengan Juni 2011,” ujar Deputi Gubernur Bank Indonesia Hartadi Agus Sarwono kepada detikFinance di Jakarta, Jumat (28/4/2011).

Faktor tersebut lanjut Hartadi, mendorong masuknya arus modal ke negara berkembang. “Ini menyebabkan meningkatnya aliran dana ke emerging market termasuk Indonesia,” kata Dia.

Kemarin (27/4/2011) nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup menguat di posisi Rp 8.575/US$ menguat dibandingkan penutupan hari sebelumnya di Rp 8.625/US$.

Cadangan Devisa Tembus US$ 110,5 miliar

Ditengah arus modal masuk, cadangan devisa RI terus menggelembung. Bank Indonesia mencatat Per 26 April 2011 cadangan devisa RI naik US$ 1 miliar dari posisi per 20 April 2011 yang sebesar US$ 109,5 miliar.

“Per 26 April 2011 cadangan devisa mencapai US$ 110,5 miliar,” kata Hartadi.

Sementara itu Hartadi mengatakan kepemilikan asing di Sertifikat Bank Indonesia (SBI) mencapai Rp 84,7 triliun atau menguasai 36,8% dari total dana di SBI. “Sedangkan kepemilikan asing di SUN (Surat Utang Negara) mencapai Rp 218 triliun atau 31,3% dari total dana di SUN,” tandasnya.

Sumber: detikcom

Persepsi negatif pasar global terhadap mata uang AS telah memengaruhi penguatan rupiah, Kamis (28/4/2011). Tren penguatan ini diperkirakan masih berlangsung hingga pertengahan tahun. Nilai tukar rupiah, kemarin, merupakan nilai tukar tertinggi dalam tujuh tahun.

Pada penutupan perdagangan, kemarin, berdasarkan kurs tengah BI, rupiah ditutup menguat ke level Rp 8.593 per dollar AS, menguat dari posisi sebelumnya, Rp 8.625.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia juga naik tipis, 3,998 poin atau sekitar 0,11 persen menjadi 3.808,92. Hal ini merupakan rekor baru bagi IHSG.

Sejumlah pengamat melihat, pertemuan The Federal Open Market Commitee (FOMC) di AS, yang mengambil keputusan Bank Sentral AS tetap mempertahankan pelonggaran moneter, menjadi pemicu utama pelemahan dollar AS.

Tren penguatan pun terjadi pada sejumlah mata uang. Euro, misalnya, menguat di level 1,484 per dollar AS, poundsterling di level 1,668 per dollar AS, dan dollar Australia menguat 1,092 per dollar AS. ”Penguatan rupiah akan terjadi bertahap untuk jangka menengah, paling tidak sampai pertengahan tahun ini. Di level support bisa mencapai Rp 8.450 per dollar AS. Arah kebijakan Pemerintah AS paling menentukan,” kata pengamat pasar uang, Radityo Setyo Wibowo.

Sementara itu, Deputi Gubernur Bank Indonesia Budi Mulya, dalam sebuah seminar, mengatakan, kondisi pasar keuangan Indonesia saat ini belum memadai. Pasar belum siap menghadapi masuknya modal asing secara besar-besaran. Jika pasar keuangan yang meliputi pasar uang, pasar modal, dan pasar saham ini tak siap, maka modal asing yang mengalir deras akan mengakibatkan destabilisasi pasar.

”Bank Indonesia dan pemerintah terus menyiapkan hal itu dengan baik. BI di antaranya berusaha menggeser agar instrumen dalam jangka waktu pendek bergeser menjadi menengah atau panjang,” kata Budi.

Kalangan pengusaha mendesak pemerintah segera mengintervesi nilai tukar rupiah. Pasalnya, penguatan rupiah secara berkelanjutan telah merugikan kalangan eksportir dan memacu aksi impor berlebihan. ”Pengusaha resah karena kontrak dagang dilakukan saat rupiah di level Rp 9.000 ke atas,” kata Ketua Asmindo Ambar Tjahyono.

http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2011/04/29/07410355/Rupiah.Terkuat.dalam.7.Tahun

Sumber : KOMPAS.COM

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s