citibank BERLANJUT, bbri MENEROPONG

Citibank Indonesia mengumumkan bakal merekrut 1.400 karyawan penagihan atau debt collector. Ini dilakukan karena Citibank tak akan menggunakan jasa debt collector dari pihak ketiga atau outsourcing.

Hal ini disampaikan oleh Country Officer Citi Indonesia Shariq Mukhtar dalam siaran pers yang diterima detikFinance, Kamis (28/4/2011).

“Langkah ini akan menguntungkan semua pihak dan memperkuat kontrol dan manajemen di area ini. Hal ini juga mencerminkan komitmen kami untuk memberikan layanan yang lebih baik kepada nasabah kami,” tutur Shariq.

Dia juga mengatakan, Citibank akan mematuhi arahan baru dari Bank Indonesia (BI) serta rekomendasi dari DPR.

Seperti diketahui, BI menyatakan Citibank bersalah dalam penggunaan jasa penagih utang (debt collector) dan akan menyiapkan sanksi. Menanggapi hal ini pihak Citibank pasrah.

BI menyatakan Citibank melanggar PBI 11/11/2009 tentang Alat Pembayaran Menggunakan Kartu (APMK) yang diperkuat dengan SE nomor 11/10/2009, yang antara lain mengatur penggunaan perusahaan jasa penagih utang.

Citibank menyalahi skema penarikan utang terkait kolektibilitas atau tingkat penunggakan utang dari nasabah kartu kredit.

Seperti diketahui, BI telah meminta keterangan dari pihak Citibank menyusul tewasnya Irzen Octa yang merupakan nasabah bank asal AS itu. Irzen tewas setelah diinterogasi oleh debt collector Citibank. Irzen diketahui sedang dalam proses mempertanyakan tagihan utangnya yang membengkak dari Rp 48 juta menjadi Rp 100 juta. Setelah Irzen meninggal, Citibank mengaku sudah menghapuskan seluruh tagihannya.

Dalam kasus meninggalnya Irzen Octa tersebut, polisi telah menahan 5 tersangka dari pihak Citibank dan debt collector yang mereka sewa yakni Humizar, Donald Bakara, Boy Tambunan, Arif Lukman, dan Henry Waslinton. BI juga telah meminta Citibank untuk sementara menghentikan penagihan dengan menggunakan debt collector setelah mencuatnya kasus ini.

Sumber: detikcom
KTP Andhika untuk Buka Rekening Bank
Rizka Diputra – Okezone
Kamis, 28 April 2011 13:02 wib

JAKARTA – Mabes Polri menduga enam KTP yang dimiliki Andhika Gumilang (22), digunakan untuk membuka rekening di sejumlah bank.

“Belum tuntas pemeriksaannya. Sedang dikembangkan dalam rangka apa kepemilikan KTP dalam jumlah banyak. Ini kan sesuatu yang tidak wajar,” ujar Kabag Penum Polri Kombes Boy Rafli Amari di Mabes Polri, Kamis (27/4/2011).

Boy menjelaskan penyidikan masih terus berjalan dan menelusuri motif Andhika.

“Apakah dimanfaatkan untuk yang lain-lainnya, seperti misalkan mungkin membuka rekening atas nama yang bersangkutan, antara lain seperti itu. Atas dasar kecurigaan ini penyidik merasa perlu melakukan penyidikan lebih lanjut terhadap AG,” terangnya.

Boy menambahkan Andhika melakukan penggandaan KTP dengan nama yang sama dan foto yang sama, namun alamat yang berbeda.

“Asli atau tidak perlu diteliti lebh lanjut terhadap instansi yang mengeluarkan. Instansinya jelas, alamatnya jelas, dan dari kantor mana itu jelas,” kata Boy.

Apa semua KTP beralamat di Jakarta?

“Ada di Bogor, Cileungsi,” jawab Boy.

(lam)

Kamis, 28/04/2011 10:59 WIB
Wah! Andhika Gumilang Punya 6 KTP foto
Aprizal Rahmatullah – detikNews
Jakarta – Polisi menemukan fakta mencengangkan dari pemeriksaan tersangka kasus dugaan pencucian uang Citibank, Andhika Gumilang. Pria yang jadi bintang iklan ini ternyata memiliki 6 kartu identitas.

“Kita menemukan adanya sejumlah KTP (kartu tanda penduduk). Ada 6 KTP,” kata Kabagpenum Polri Kombes Pol Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, Kamis (28/4/2011).

Boy menjelaskan, keenam KTP itu memiliki alamat berbeda. KTP Andhika sebagian domisili di Jakarta, dan sebagian lagi di luar Jakarta. “Ada daerah Bogor Cileungsi,” ujarnya.

Penyidik masih mencari motif dan keterkaitan 6 KTP tersebut. “Kita belum tahu. Yang jelas perlu ada sesuatu yang dikembangkan,” kata Boy.

“Ini sesuatu yang tidak wajar. Apakah dimanfaatkan lain-lainnya masih didalami,” lanjut dia.

Boy juga enggan menjelaskan hubungan Andhika dengan Malinda. Apakah suami asli, anak angkat atau hanya teman biasa.

“Kita tidak melihat itu. Yang dilihat fakta keterkaitan. Apakah ada hubungan-hubungan khusus yang lainnya apa di antara mereka silakan dicari sendiri,” elak mantan Kabidhumas Polda Metro Jaya ini.

Andhika ditangkap penyidik, pada Selasa 26 April 2011 pukul 14.30 WIB di daerah Jakarta Selatan. Andhika Gumilang resmi menyandang status tersangka lantaran diduga ikut menikmati dana nasabah Citibank yang ditilep Malinda pada Rabu 27 April 2011. Andhika juga diduga tahu aksi penilepan uang yang dilakukan Malinda. Pemuda tampan ini bahkan diduga menerima uang Rp 311 juta dari Malinda.

Selain Andhika dan Malinda, polisi menetapkan 3 tersangka lainnya yakni D (teller Citibank), R dan B (head teller Citibank). Mereka diduga melakukan tindak pidana pencucian uang.

Andhika Gumilang yang juga bintang iklan ini disebut polisi sebagai suami Malinda. Namun belakangan pengacara Malinda membantahnya, Andhika hanya dianggap sebagai anak angkat. Suami asli Malinda adalah seorang pengusaha showroom mobil bernama Adus Ali.

(ape/aan)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s