kepanasan, lage, neh … 180411

BI mengungkapkan ekonomi Indonesia dapat overheating bila pertumbuhan ekonomi tidak diimbangi oleh peningkatan investasi di bidang infrastruktur.

Sumber : IPS RESEARCH

Overheating (economics)
From Wikipedia, the free encyclopedia
Question book-new.svg
This article needs additional citations for verification.
Please help improve this article by adding reliable references. Unsourced material may be challenged and removed. (April 2009)

Overheating of an economy occurs when its productive capacity is unable to keep pace with growing aggregate demand. It is generally characterised by an above-trend rate of economic growth, where growth is occurring at an unsustainable rate. Boom periods are often characterised by overheating in the economy.
Causes

High levels of aggregate demand tend to be the cause of overheating. If short run aggregate demand exceeds long run aggregate supply, then the excess demand for goods must be met via the over-employment of resources. This may be achieved by employing workers for extra shifts or using machinery beyond their recommended working hours. This type of production is considered unsustainable because the over-employment cannot be supported indefinitely.
Effects

Overheating is generally preceded by lower than average economic growth. Demand pull inflation occurs as suppliers try to capitalize on the excess demand which cannot be met via existing production constraints. These higher prices tend to reduce aggregate demand and exports (since goods and services become more expensive abroad) leading to reduced consumption. Central banks often simultaneously tighten monetary policy in response to increased inflationary pressures, reducing investment expenditure, which in tandem with decreased consumption, can lead to economic recession.
Ekonomi RI Jauh dari Overheating
Yuni Astutik – Okezone
Selasa, 19 April 2011 12:47 wib

JAKARTA – Laporan kondisi perekonomian Indonesia yang dinilai mulai overheating oleh International Monetery Fund (IMF) tidak sepenuhnya tepat.

Hal ini disampaikan Anggota Komisi XI DPR RI, Kemal Azis Stamboel dalam keterangan tertulisnya kepada okezone, di Jakarta, Selasa (19/4/2011).

“Saya pribadi melihat, ekonomi kita masih jauh dari overheating. Tapi, saya kira tidak ada salahnya jika pemerintah dan Bank Indonesia (BI) merespons laporan IMF tersebut untuk lebih antisipatif,” ungkapnya.

Menurutnya, pemerintah dan BI harus mengambil langkah antisipasi terkait hal tersebut. Yakni peringatan dalam meningkatkan kapasitas infrastruktur ekonomi untuk menghindari potensi pertumbuhan yang terlalu panas ke depan adalah benar dan baik untuk diikuti.

Dijelaskannya, kondisi ekonomi nasional saat ini masih jauh dari overheating atau mengalami pertumbuhan ekonomi yang terlalu cepat. Di mana dalam lima tahun terakhir rata-rata pertumbuhan ekonomi mencapai 5,7 persen per tahun dan masih belum optimal untuk menyerap penggangguran yang masih tinggi. Walaupun memang inflasi yang relatif tinggi harus diwaspadai.

“Tingginya inflasi memang tidak serta merta diakibatkan oleh faktor moneter saja, namun juga oleh faktor nonmoneter seperti kenaikan harga pangan yang ekstrem, lonjakan harga minyak dunia, dan biaya distribusi ekonomi yang tinggi akibat buruknya infrastruktur,” pungkasnya.

Sebelumnya, IMF dalam World Economic Outlook (WEO) bulan ini memprediksikan perekonomian Indonesia dan beberapa negara berkembang lainnya seperti Argentina dan Brazil terancam mengalami overheating karena lonjakan harga minyak dunia dan minimnya kapasitas investasi di sektor riil.

Ekonomi Indonesia termasuk ekonomi yang dianggap mulai overheating dengan indikator pertumbuhan Indonesia yang dianggap terlalu cepat, angka pengangguran yang dianggap terlalu rendah, dan inflasi yang tinggi.

Laporan ini dinilai BI dan pemerintah masih meragukan dan debatable karena IMF hanya melihat output dan trennya sedangkan dalam memprediksi tren banyak kemungkinan metodologi dan asumsi yang digunakan.
(ade)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s