kinclong @bbri 2010 … 310311

2011, BRI Optimis Fee Based Tumbuh hingga 45%
Kamis, 31 Maret 2011 – 16:58 wib
Idris Rusadi Putra – Okezone

JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) optimis pertumbuhan pendapatan operasional lainnya (fee based income) akan mencapai 45 persen pada 2011, dengan dukungan perluasan jaringan dan sistem electronic banking.

“Fee based, ini akan lompat lagi, fee based tahun ini bisa di atas 30 persen, bahkan mungkin 45 persen,” ungkap Direktur Utama BRI Sofyan Basir, di Gedung BRI, Sudirman, Jakarta, Kamis (31/3/2011).

Direktur Keuangan BRI Achmad Baiquni menambahkan, selama 2010 BRI mencatatkan pertumbuhan fee based income sebesar 67,5 persen mencapai Rp5,5 triliun dari perolehan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp3,3 triliun.

“Peningkatan fee based kita sangat signifikan ini disebabkan penerapan PSAK 50/55, seperti hasil penagihan hapus buku yang dimasukkan ke fee based,” ungkapnya.

Kemudian, pencapaian 2010 tersebut merupakan perwujudan dari apa rencana tiga tahun lalu, dalam upaya meningkatkan transaksional banking BRI.

“Transaksi ATM sehari saat ini maksimal sudah mencapai tiga juta dari tiga tahun lalu cuma 600 ribu. Jumlah ATM tiga tahun lalu 900, sekarang 6.600, jadi kita punya fasilitas e-channel juga hidup,” tambah Sofyan.

Selain pertumbuhan fee based ini juga didukung oleh pertumbuhan nasabah, dan BRI akan tetap fokus ke transaksi. “Kami murni ke transaksi, kami ada dari trade finance dan remittance tapi belum signifikan seperti e-channel kami,” pungkasnya.(ade)
Positifnya bursa Wall Street semalam dan berlanjut ke bursa regional siang ini memberikan dorongan kembali bagi penguatan bursa domestik. Keluarnya laporan keuangan emiten dan naiknya saham sektor perbankan lebih dari dua persen memicu kenaikan indeks lokal.

Pada perdagangan sesi pertama Kamis (31/3) siang ini indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia kembali naik 22,675 poin (0,62 persen) ke level 3.663,653.

Melonjaknya saham Bank BRI sebesar 6,48 persen yang memberikan sumbangan kenaikan indeks lebih dari 10 poin memjadi motor penggerak indeks.

Nilai tukar rupiah siang ini pukul 12:10 WIB ditransaksikan dilevel 8.708, atau menguat 12 poin dari penutupan kemarin di 8.720 per dolar Amerika serikat (AS).

Analis dari PT Millenium Danatama Sekuritas, Abidin mengungkapkan, hari ini indeks diperkirakan cenderung menguat menguji ke level 3.654 dan bila tembus akan melanjutkan ketarget berikutnya 3.679. “Hal ini ditopang dari kacamata indikator teknikal Stochastic yang mulai berbalik arah mencoba kembali membentuk pola golden cross,” paparnya.

Namun, demikian para investor juga harus tetap waspada bahwa posisi indeks saat ini sudah sangat overbought (jenuh beli) setelah naik cukup signifikan kemarin dan menyentuh batas atas dari Bollinger band. Pergerakan indeks hari ini diprediksikan akan berada dalam rentang antaraq 3.627 hingga 3.677.

Rabu kemarin indeks berhasil menguat kencang didukung oleh bergairahnya bursa regional yang dimotori oleh bursa Tokyo seiring melemahnya mata uang yen sehingga positif bagi para eksportir Jepang.

Volume perdagangan hari ini mencapai 1,98 miliar unit, dengan nilai transaksi Rp 3,35 triliun, serta frekwensi 75,18 ribu kali. Harga 95 saham naik, 88 saham turun, serta 89 saham lainnya stagnan. Dan investor asing mencatat pembelian bersih yang cukup besar Rp 418,48 miliar.

Saham – saham yang menopang kenaikan indeks kali ini antara lain: Bank BRI naik Rp 350 ke Rp 5.750, Bank Mandiri menguat Rp 200 ke Rp 6.700, Kalbe Farma naik Rp 125 menjadi Rp 3.325, Bank BCA menguat Rp 50 ke Rp 6.900, serta PT Telkom juga naik Rp 50 menjadi Rp 7.250 per saham.

Dari kawasan regional, bursa Sydney naik 0,33 persen, bursa Hong Kong menguat 0,1 persen, bursa Tokyo naik 0,32 persen, bursa Singapura naik 0,06 persen, serta bursa Seoul juga naik 0,36 persen.

Sumber : TEMPOINTERAKTIF.COM
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) posted net profit of Rp11.47 trillion in 2010, surged 57% from Rp7.31 trillion in previous year, boosted by interest income.

It recorded net earning per share (EPS) of Rp933.50 compared to Rp596.73 in 2009.

Net interest income jumped 42% to Rp32.51 trillion from Rp22.89 trillion a year earlier. It booked interest income of Rp43.36 trillion, higher than previous Rp34.34 trillion.

Operating expense, exluding interest, totaled Rp18.11 trillion then it booked operating profit of Rp14.41 trillion.

As of December 31, 2010, BRI’s assets totaled Rp398.39 trillion, of which credits accounted for Rp246.97 trillion, a 20% rise compared to previous year.

Its third party funds reached Rp328.55 trillion. It has cash of Rp9.93 trillion.

http://www.theindonesiatoday.com/banking-headline/8848-bri-posts-net-profit-of-rp1147-trillion.html

Sumber : Indonesia Today
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) mencatatkan laba bersih sebesar Rp 11,2 triliun sepanjang 2010 lalu. Naik 56% dibandingkan laba bersih di 2009 yang sebesar Rp 7,3 triliun.

Demikian hasil keterangan yang dikeluarkan manajemen BRI, Kamis (31/3/2011).

Pencapaian laba bersih ini didorong oleh pendapatan bunga yang cukup tinggi mencapai Rp 44,6 triliun di 2010. Naik dibandingkan 2009 yang sebesar Rp 35,3 triliun.

Sementara beban bunga di 2010 juga menurun menjadi Rp 11,7 triliun, dari beban di 2009 yang sebesar Rp 12,2 triliun.

BRI sepanjang 2010 juga memperoleh pendapatan operasional lain seperti dari dividen, keuntungan dari penyertaan dengan equity method, komisi/provisi/fee, dan administrasi sebesar Rp 2,8 triliun. Dari pencapaian di 2009 yang sebesar Rp 2,1 triliun.

Total laba operasional yang diperoleh BRI di 2010 mencapai Rp 14,4 triliun, melonjak dibandingkan 2009 yang sebesar Rp 8,5 triliun.

Dengan pencapaian laba bersih Rp 11,2 triliun, maka laba bersih dasar per saham BRI di 2010 adalah Rp 956,72 per saham atau naik dibanding 2009 yang sebesar Rp 609,5 per saham.

Sumber: detikcom
Kinerja yang kinclong mengangkat harga saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI). Pagi ini, saham BBRI mengalami kenaikan yang terbesar dalam empat pekan terakhir.

BBRI melejit 4,6% ke level Rp 5.650 per saham, hingga pukul 10.20 WIB. Ini penguatan terbesarnya sejak 4 Maret lalu.

Bank dengan aset terbesar kedua di tanah air ini melaporkan laba bersihnya naik 58% menjadi Rp 11,5 triliun di tahun lalu.

http://investasi.kontan.co.id/v2/read/investasi/63507/Kinerja-kinclong-saham-BBRI-melejit-46

Sumber : KONTAN.CO.ID

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s