melirik bbri … 310311

Ayo! Beli Saham UNTR, PGAS, BBRI, dan BMRI

Oleh: Charles MS
Pasar Modal – Rabu, 30 Maret 2011 | 04:00 WIB

INILAH.COM, Jakarta – Konsolidasi IHSG akibat beberapa big cap index movers terkoreksi dari keadaan jenuh beli (overbought) yang berlanjut dapat digunakan sebagai kesempatan untuk mengambil posisi.

Hal ini disampaikan analis senior HD Capital Yuganur Wijanarko dalam ulasan pasarnya untuk perdagangan Rabu (30/3). IHSG kemarin ditutup turun 15,664 poin atau 0,43% ke level 3.587 dengan nilai transaksi mencapai Rp2,4 triliun. Yuga memprediksi level support IHSG akan berada di 3.530-3.475-3.450, dan resistance di 3.650-3.750.

Untuk perdagangan hari ini Yuga pun merekomendasikan saham United Tractors (UNTR) dengan target price di Rp22.650. Kemarin, saham UNTR ditutup di level Rp21.600. Yuga melihat reaksi pasar terhadap efek dari slowdown dalam produksi komponen alat berat Komatsu akibat gampa dan tsunami Jepang kelihatannya sudah tercermin dalam koreksi harga yang cukup dalam, sehingga bila masih ada penekanan lebih lanjut rekomen akumulasi untuk technical rebound. Entry (1) Rp21.200, Entry (2) Rp21.150, Cut loss point: Rp20.600.

Saham lainnya yang layak dikoleksi hari ini adalah Bank Mandiri (BMRI) dengan target price di Rp6.550 (Close 29/03 Rp6.350). Terkumpulnya dana sebesar Rp13 triliun pasca-rights issue yang meningkatkan CAR sebesar 18% dengan Loan deposit rate (LDR) sebesar 70%, dan potensi pengurangan kredit macet (NPL) sebesar Rp32 triliun di masa depan dapat menjadi katalis positif untuk meneruskan minor uptrend ini pascakonsolidasi. Penyelesian kredit macet pasca-IPO Garuda dan Domba mas sebesar Rp1,6 triliun juga menjadi pendorong sentimen jangka pendek. Entry (1) Rp6.300, Entry (2) Rp6.100, Cut loss point: Rp5.950.

Saham Perusahaan Gas (PGAS) juga direkomendasikan buy dengan target price di Rp3.900 (Close 29/03 Rp3.950). Pembangunan terminal LNG di Sumatera dan Jawa Barat menjadi katalis tambahan selain kinerja dari hasil penyelesaian pipa SSWJ 1 dan 2 yang memberikan kontribusi cashflow signifikan kepada Perseroan. Entry: (1) Rp3.800, Entry (2) Rp3.700, Cut loss point: Rp3.550.

Saham Bank BRI (BBRI) juga bisa dilirik hari ini dengan target price di Rp5.650 (close 29/03 Rp5.400). Bank pemerintah big cap ini memiliki valuasi PER 2011 (11x) lebih murah dibanding BMRI dan BBNI yang diperdangkan di atas PER 13x. Secara technical saham ini mulai terbentuk up-trend minor pascakonsolidasi yang lalu. Entry (1) Rp5.300, Entry (2) Rp5.150, Cut loss point: Rp5.050.

Sesama BUMN Dilarang Saling Banting
Rabu, 30 Maret 2011 | 18:55

JAKARTA – Kementerian BUMN mendorong perusahaan milik negara untuk melakukan sinergi, dalam rangka efisiensi demi peningkatan kinerja perusahaan.

“Sesama BUMN jangan saling bersaing, jangan saling bertanding, jangan saling membanting. Sesama BUMN sebaiknya justru harus saling bersanding,” kata Menteri BUMN Mustafa Abubakar, saat memberi sambutan pada penandatanganan sinergi 37 BUMN, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu.

Menurut Mustafa, sinergi antar-BUMN merupakan program pemerintah dalam meningkatkan daya saing perusahaan, dan sejalan dengan Peraturan Menteri Negara BUMN Nomor 5 tahun 2008 tentang pengadaan barang dan jasa di lingkungan BUMN.

Di depan ratusan direksi dan pejabat BUMN, Mustafa menuturkan sinergi ini menjadi senjata menghadapi iklim persaingan yang semakin ketat dan meningkatkan kontribusi pendapatan BUMN untuk Negara.

Ia meminta manajemen BUMN tidak takut jika dalam melakukan sinergi dituduh melanggar UU Anti Monopoli. “Tidak ada larangan dalam melakukan kerjasama, sepanjang sinergi itu berjalan dengan baik, tidak merusak pasar, dan tidak merugikan konsumen,” tegas Mustafa.

Ia melanjutkan, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) tentu mengerti tujuan sinergei BUMN, karena dilakukan dengan orientasi pada efisiensi, ketersediaan produk, harga lebih murah dan menguntungkan masyarakat.

Pada kesempatan itu, sebanyak 39 bentuk kerjasama sinergi, terdiri atas 35 Memorandum of Understanding (MoU) dan 4 Perjanjian Kerja Sama Sinergi.

Perusahaan yang melakukan kerjasama meliputi PT Telkom Tbk, PT Kimia Farma Tbk, PT Indofarma Tbk, PT Bio Farma, PT Pindad, PTPN X, PTPN XI, PTPN XII, PT Dahana, PT Boma Bisma, PT KAI.

PT PELNI, Perum Damri, PT Jasa Marga Tbk, PT Adhi Karya Tbk, PT ASDP Indonesia Ferry, PT Garuda Indonesia Tbk, PT Bank BNI Tbk, PT Merpati Nusantara, PT Bank BRI Tbk, PT Bank BTN Tbk.

Selanjutya, PT Jamsostek, PT PNM, PT Askrindo, Perum Perumnas, PT Pertani, PT Dahana, PT Angkasa Pura II, PT Hutama Karya.

Terdapat pula PT JIEP, PT Pos Indonesia, Perum LKBN Antara, PT Dok Koja Bahari, PT PAL, PT Industri Kapal Indonesia, PT INTI, dan PT Pelindo II.

“Yang menarik dari kerja sama ini adalah terjalinnya sinergi lima moda transportasi BUMN, yaitu PT Kereta Api Indonesia, PT Pelni, Perum Damri, PT ASDP Indonesia Ferry dan PT Garuda Indonesia,” ujarnya seperti dikutip Antara.

Selain itu terdapat kerja sama PT Telkom dengan 27 BUMN mulai dari jasa pengembangan tekonologi informasi dan komunikasi, kerjasama SDM, sistem tiket, hingga layanan Enterprise Resources Planning.

“Intinya, sinergi ini sekaligus meningkatkan citra perusahaan memicu manfaat keekonomian, serta menciptaka lapangna kerja,” ujarnya. (tk)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s