kredit ap1@bbri … 110311

AP I Disuntik 3 Bank BUMN Rp 1,1 Triliun
Kembangkan Bandara Ngurah Rai
Jum’at, 11 Maret 2011 , 03:33:00 WIB

RMOL. Tiga bank BUMN mem­be­rikan sin­dikasi kredit Rp 1,1 triliun ke­pada PT Angkasa Pura I (AP I). Ketiga bank BUMN itu ada­lah Bank Mandiri, BNI dan BRI yang dananya bakal digu­nakan untuk pengembangan Bandara Ngurah Rai di Bali.

Pembiayaan tersebut meru­pa­kan 60 persen dari total ang­garan yang dibu­tuhkan AP I untuk mengem­bangkan ban­dara tersebut.

“Untuk mengembangkan Ban­­dara Ngurah Rai itu kan di­butuhkan dana Rp 1,9 triliun project-nya. Pihak bandara mem­­­punyai dana 40 persen, sehingga dibutuhkan 60 persen yang di­biayai oleh tiga bank itu,” ujar Menteri BUMN Mustafa Abu­bakar di kantornya, kemarin.

Menurutnya, Kementerian BUMN memang mendorong bank pelat merah untuk menya­lurkan kredit di sektor in­fra­struktur. Dalam hal ini, pe­ngem­bangan bandara cukup menarik dilakukan oleh bank BUMN. “Nantinya mereka sindikasi,” ucap Mustafa.

Mustafa mengharapkan, khu­­sus BNI, Kementerian BUMN mendorong agar bank itu terus fokus di infrastruktur. Mi­salnya, proyek pelabuhan, teleko­mu­nikasi dan kelistrikan. Tetapi ti­dak tertutup ke­mung­kinan hal itu dilakukan BR­I dan Mandiri.

Seperti diketahui, AP I telah menyiapkan dana hingga Rp 5,4 triliun untuk mengembangkan bandara kelolaannya. Pengem­bangan bandara seperti per­luasan Terminal Internasional Ngurah Rai, Bali hingga pem­bangunan Bandara Baru Yog­yakarta diren­canakan selesai pada 2013.

Selain itu, pengembangan ban­­­dara dilakukan untuk me­ning­­katkan pelayanan yang saat ini dirasa masih jauh dari harapan.

Sebelumnya, AP I beren­cana mengembangkan lima bandara dalam dua sampai tiga tahun ke depan.

“Lima bandara itu yakni Ngu­rah Rai Denpasar, Se­ping­gan Balikpapan, Adi Sutjipto Yog­yakarta, Juanda Surabaya dan Ahmad Yani Semarang,” kata Dirut PT AP I Tommy Soetomo.

Pengembangan lima bandara itu untuk meningkatkan pela­yanan di lima bandara ter­se­but. Secara umum, kelima ban­dara itu rata-rata mengalami ke­lebihan kapasitas sehingga level pelayanannya menurun.

Tommy mencontohkan, Ban­­dara Ngurah Rai. Saat dires­mikan, desainnya untuk 1,5 juta penumpang per tahun, tetapi malah lebih dari 9,5 juta penum­pang per tahun. Jumlah itu terdiri 4,5 juta penumpang domestik dan 5 juta pe­num­pang internasional. [RM]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s