100, the magic number … 250211

Jumat, 25/02/2011 08:09 WIB
Wuih! Cadangan Devisa RI Makin Dekati US$ 100 Miliar
Herdaru Purnomo – detikFinance

Jakarta – Cadangan devisa Indonesia terus menggemuk. Bank Indonesia (BI) mengungkapkan cadangan devisa RI kembali menggelembung hingga mendekati US$ 100 miliar yakni tepatnya sudah mencapai US$ 98,5 miliar. Angka tersebut disumbang dari penerimaan minyak dan gas sebagai bagian dari penerimaan pemerintah RI.

“Cadangan Devisa kita per catatan kemarin sudah mencapai US$ 98,5 miliar,” ujar Deputi Gubernur Bank Indonesia Hartadi Agus Sarwono ketika berbincang dengan detikFinance di Jakarta, Jumat (25/2/2011).

Ia menjelaskan kenaikan harga minyak dunia ternyata tidak memberikan efek yang negatif bagi perekonomian Indonesia. Kenaikan harga minyak dunia, lanjut Hartadi menyebabkan penerimaan minyak dan gas RI cukup besar sehingga cadangan devisa RI terus bertambah.

“Kenaikan harga minyak dunia mempunyai dampak positif pada penerimaan minyak dan gas. Meski terdapat dampak negatif pada inflasi dari kenaikan harga BBM yang tidak disubsidi,” terangnya.

Di akhir Desember 2010 cadangan devisa RI tercatat sebesar US$ 96,207 miliar kemudian turun di Januari 2011 menjadi sebesar US$ 95,3 miliar. Pada pekan ketiga Februari 2011, cadangan devisa RI kembali meningkat menjadi US$ 97 miliar.

Lebih jauh Hartadi mengatakan, menggelembungnya cadangan devisa RI menjadi salah satu sentimen positif bagi lembaga pemeringkat rating internasional untuk menaikkan rating RI menuju investment grade. Bermula dari Fitch yang menaikkan outlook peringkat utang Indonesia atau long-term foreign and local currency issuer default ratings (IDRs) pada rating ‘BB+’ dan merevisi outlook keduanya menjadi positif dari stabil, pada tanggal 24 Februari 2011.

“Saya menyambut baik upgrade ini meski baru outlooknya. Namun biasanya upgrade di outlook akan segera dilanjutkan dengan ratingnya menuju investment grade. Saya optimis dapat menuju investment grade dalam waktu dekat apalagi cadangan devisa kita di angka US$ 98 miliar,” kata Hartadi.

(dru/qom)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s