Rupiah, akh, hepi AJA … 020211

BI Rate Berpeluang Naik, Rupiah Menguat
Headline
inilah.com
Oleh: Ahmad Munjin
Pasar Modal – Rabu, 2 Februari 2011 | 06:00 WIB

INILAH.COM, Jakarta – Kurs rupiah di pasar spot valas antar bank Jakarta, Rabu (2/1) diprediksi menguat. Pasar melihat kemungkinan kenaikan BI rate pertengahan tahun ini.

Ariston Tjendra, periset dan analis senior PT Monex Investindo Futures mengatakan, potensi penguatan rupiah hari ini salah satunya karena momentum jelang pengumuman suku bunga acuan (BI rate) oleh Bank Indonesia, Jumat (4/1). Menurutnya, jika dilihat dari inflasi Januari 0,89% (mont on month) dan 7,02% (year on year) bisa terus mendorong penguatan rupiah.

Sebab, imbuhnya, pasar akan melihat kemungkinan kenaikan suku bunga acauan pada pertengahan tahun ini. “Rupiah akan bergerak dalam kisaran 9.010-9.050 per dolar AS,” katanya kepada INILAH.COM.

Memang, lanjut Ariston, BI tidak akan eksplisit berbicara mengenai kenaikan suku bunga. “Tapi, pernyataan BI terkati kondisi ekonomi akan diartikan oleh para analis bahwa nantinya akan ada kenaikan suku bunga. Itu juga mendorong penguatan rupiah,” paparnya.

Di sisi lain, penguatan rupiah juga masih didukung oleh sentimen yang sedang berlansung selama ini terutama pelemahan dolar AS terhadap mayoritas mata uang utama. “Ini akibat data manufaktur Inggris dan kemungkinan kenaikan suku bunga di Australia,” ucapnya.

Dia menegaskan, karena kenaikan mata uang dunia signifikan terhadap dolar AS, penguatan rupiah masih terus berlangsung hari ini. Tapi secara teknikal, rupiah belum memiliki tren satu arah baik pelemahan maupaun pengautan. “Mata Uang RI masih ranging (bolak balik dalam kisarannya),” ucapnya.

Memang, lanjut Ariston, semalam dirilis data ISM Manufacturing dari AS yang angkanya sudah diperkirakan turun jadi 57,8 dari sebelumnya 58,5. “Padahal, jika angkanya positif bisa mendorong risk appetite (hasrat pasar atas aset-aset berisiko). Karena itu, data tersebut tak terlalu berpengaruh,” ungkapnya.

Pada saat yang sama, kondisi di bursa domestik yang berpeluang rebound ke level 3.480-an juga bisa mendukung pengautan rupiah. “Apalagi, krisis Mesir diperkirakan tidak akan menyebar ke negara-negara Timur Tengah yang lain, bisa dilokalisir,” ujarnya.

Kurs rupiah di pasar spot valas antar bank Jakarta, Selasa (1/2) ditutup menguat 8 poin (0,08%) jadi 9.035/9.040 per dolar AS. [hid]
Nilai Ekspor Pecahkan Rekor Sejarah Ekonomi RI
Selasa, 1 Februari 2011 – 19:02 wib
Muhammad Rifai – Okezone
Mendag Mari Elka Pangestu. Foto: Heru Haryono/okezone

JAKARTA – Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengungkapkan bila ekspor Indonesia telah memecahkan sejarah bagi perekonomian Tanah Air.

“Ekspor Indonesia 2010 telah memecahkan rekor sejarah perekonomian Indonesia,” ungkap Menteri perdagangan Mari Elka Pangestu, saat konferensi pers, di Gedung Kementerian Perdagangan, Jakarta, Selasa (1/2/2011).

Adapun nilai ekspor Indonesia dari Januari-Desember 2010 tercatat USD157,73 miliar atau naik 35,38 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Diakuinya, Indonesia benar-benar mendapatkan surplus hampir di segala sektor, di mana sektor perkebunan mengalami peningkatan.

“Peningkatan paling signifikan terjadi di tanaman karet yang mencapai 67,3 persen, sedangkan sawit mencapai 25,7 persen, dan kakao 23,0 persen,” ungkapnya.

Sementara sektor manufaktur juga ikut menyumbangkan nilai surplus bagi Indonesia. Dengan yang paling tinggi di sektor automotif yang mencapai 37,6 persen, alas kaki (sepatu) 34,1 persen, elektronik 17 persen serta tekstil dan produk tekstil 13 persen.(ade)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s