saat asien-K ke luar … 200111

Sejumlah bank pelat merah menyatakan siap menjadi pembeli siaga obligasi pemerintah guna menjaga nilai surat berharga negara tidak jatuh sewaktu terjadi krisis.

Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk Iqbal Latanro menyatakan telah menyiapkan dana khusus untuk meposisikan diri menjadi pembeli siaga (standby buyer) Surat Berharga Negara (SBN) seperti permintaan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Dana yang kami siapkan itu sama seperti yang disiapkan BUMN lain karena semuanya rata,” jelas Iqbal kepada Bisnis, kemarin.

Hal serupa juga dikatakan oleh Sekretaris Perusahaan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk Muhammad Ali. Dia mengemukakan pihaknya siap membantu pemerintah sebagai standby buyer SBN.

Namun, Direktur PT Bank Negara Indonesia (BNI) Tbk Yap Tjay Soen menyatakan belum bisa berkomentar mengenai rencana itu. Dia mengatakan belum mendapatkan perkembangan terbaru mengenai struktur permintaan pemerintah itu.

Sebelumnya, Kementerian BUMN telah menandatangani nota kesepahaman dengan Kementerian Keuangan mengenai rencana pembentukan bond stabilization fund (BSF). Dalam program ini pemerintah meminta 13 BUMN menjadi standby buyer obligasi negara.

Program ini bertujuan menstabilkan pasar sekunder surat utang negara bila terjadi capital outflow (penarikan dana asing) secara besar-besaran.

Dana dari BUMN ini akan menggantikan dana asing yang keluar dari Indonesia. BUMN yang akan menjadi standby buyer adalah BUMN yang bergerak dibidang perbankan, asuransi dan investasi, serta memiliki keuangan yang dinilai cukup.

Sumber : BISNIS.COM

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s