rumor perbankan indo … 200111

Oleh: Asteria

Bursa saham terpantau terkoreksi, dengan seluruh sektor melemah. Namun, ada potensi menarik dari saham perbankan yang diperkirakan akan berbalik arah menguat. Benarkah?

Pada perdagangan Kamis (20/1) sesi pertama, sektor perbankan terpantau terkoreksi 1,4% ke 414,79. Beberapa saham yang melemah antara lain Bank Jabar Banten (BJBR) yang turun 5% ke Rp1.140, Bank Negara Indonesia (BBNI) turun 3,7% ke Rp3.225, Bank Central Asia (BBCA) turun 2,6% ke Rp5.600, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun 0,5% ke Rp4.775 dan Bank Mandiri (BMRI) yang stagnan di Rp5.750.

Pengamat pasar modal Irwan Ariston Napitupulu mengatakan saham perbankan saat ini masih tertekan akibat memburuknya indeks saham gabungan, menyusul kekhawatiran tingginya inflasi Januari. Ekspektasi pasar bahwa Bank Indonesia (BI) akan menaikkan Giro Wajib Minimun (GWM) untuk meredam inflasi, berimbas buruk bagi sektor perbankan.

“Terutama karena naiknya GWM akan menyebabkan dana untuk kredit berkurang dan pertumbuhan pendapatan sektor ini tidak sesuai target,” ujarnya kepada INILAH.COM.

Pasar menilai BI akan menaikkan GWM 10-12% dari posisi saat ini di 8%, sebagai opsi lain meredam inflasi, selain menaikkan suku bunga acuan. Terutama karena saat ini belum ada urgensi bagi BI untuk menaikkan suku bunga, yang hanya digunakan untuk menahan capital inflow ke Indonesia.

“Dengan cadangan devisa yan

Sumber : INILAH.COM

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s