STOCK SPLIT bbri JADI… 070111

Jelang Stocksplit Saham BBRI Turun Rp600
Headline

Oleh: Wahid Ma’ruf
Pasar Modal – Jumat, 7 Januari 2011 | 15:52 WIB

INILAH.COM, Jakarta – Menjelang pelaksanaan stocksplit saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) terus tertekan. Namun ke depan saham ini masih tetap memiliki prospek yang menjanjikan jadi pilihan.

Hal itu dikatakan analis saham Milenium Danataham Securities, Ahmad Riyadi kepada INILAH.COM, Jumat (7/1). Investor sedang menjadi harga yang murah. Kalau nanti pada saat masa cum ditutup Rp9.000 berarti harga dibagi dua menjadi Rp4.500, harga ini cukup realistis. Sebab BBRI sebagai bank plat merah cukup menarik untuk dikoleksi,” katanya.

Perseroan merencanakan saham BBRI akan dipasarkan dengan nominal baru di Rp2.500. Pelaksanaannya akan dilakukan pada Senin, 10 Januari 2011.

Pada perdagangan hari ini pukul 15:50 WIB, saham BBRI turun Rp600 ke Rp9.750 dengan volume perdagangan mencapai 111.540 saham senilai Rp552,5 miliar sebanyak 5.714 kali transaksi

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) akan mulai melakukan pemecahan nilai nominal saham alias stock split dengan rasio 2:1 pada tanggal 11 Januari 2011.

Seperti dikutip dari keterbukaan informasi perseroan di situs resmi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (7/1/2011), saham Seri A Dwiwarna dan Seri B dari Rp 500 per saham menjadi Rp 250 per saham.

Jadwal dan tata cara pemecahan nominal saham BRI antara lain:

Akhir perdagangan saham dengan nilai nominal lama (Rp 500) di seluruh pasar 10 Januari 2011

Awal perdaangan saham dengan nilai nominal baru (Rp 250) di seluruh pasar 11 Januari 2011

Akhir penyelesaian transaksi saham dengan nilai nominal lama 13 Januari 2011

Tanggal penentuan pemegang rekening yang berhak atas hasil perubahan nominal saham perseroan (recording date) 14 Januari 2011

Saham dengan nominal baru didistribusikan kepada pemegang rekening 14 Januari 2011

Awal perdagangan saham dengan nilai nominal baru di pasar tunai 14 Januari 2011

Tanggal dimulainya penyelesaian transaksi saham dengan nominal Rp 250 14 Januari 2011

Bagi pemegang saham yang sahamnya berada dalam penitipan kolektif KSEI, pelaksanaan stock split akan dilaksanakan berdasarkan saldo saham perseroan pada masing-masing sub rekening efek pada akhir perdagangan saham di BEI yakni pada 13 Januari 2011.
Selanjutnya pada hari berikutnya, saham hasil pelaksanaan stock split akan didistribusikan melalui sub rekening efek pemegang saham di KSEI.

Sementara bagi pemegang saham yang sahamnya tidak dimasukkan dalam penitipan kolektif KSEI atau sahamnya masih dalam bentuk warkat, permohonan stock split dapat dilakukan mulai tanggal 14 Januari 2010 di Kantor Biro Administrasi Efek Perseroan yaitu PT Datindo Entrycom.

Sumber: detikcom
BBRI akan Pecah Nilai Saham Jadi Rp250
Headline

Oleh: Agustina Melani
Pasar Modal – Kamis, 6 Januari 2011 | 18:02 WIB

INILAH.COM, Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) akan memperdagangkan saham dengan nilai nominal baru sebesar Rp250 pada 11 Januari 2011 di pasar reguler dan pasar negoisasi.

Hal itu disampaikan manajemen BRI dalam keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI) Kamis (6/1). Perseroan melakukan pemecahan nilai nominal saham seri A Dwiwarna dan seri B dari Rp500 per saham menjadi Rp250 per saham atau dengan rasio 1:2.

Adapun jadwal perdagangan yaitu akhir perdagangan saham dengan nilai nominal lama Rp500 di pasar reguler dan pasar negoisasi pada 10 Januari 2011. Awal perdagangan saham dengan nilai nominal baru Rp250 di pasar reguler dan pasar negoisasi pada 11 Januari 2011. Akhir penyelesaian transaksi saham dengan nilai nominal lama Rp500 di pasar reguler dan pasar negoisasi pada 13 Januari 2011.

Selain itu, penentuan pemegang rekening yang berhak atas hasil perubahan nominal saham perseroan pada 13 Januari 2011. Saham dengan nilai nominal baru Rp250 didistribusikan kepada pemegang rekening pada 14 Januari 2011. Awal perdagangan saham dengan nilai nominal baru Rp250 di pasar tunai pada 14 Januari 2011. Tanggal dimulainya penyelesaian transaksi saham dengan nilai nominal Rp250 pada 14 Januari 2011. [hid]

Kinerja bursa domestik pada perdagangan saham hari ini diperkirakan masih berpotensi menguat mes ki tetap dalam kisaran terbatas dengan level support 3.725 poin dan ressistance 3.825 poin. Kenaikan saham-saham perbankan diprediksi akan mendorong kinerja indeks kembali melesat. Hal itu tidak terlepas dari keputusan Bank Indonesia mempertahankan suku bunga BI Rate sebesar 6,5 persen sehingga aliran dana asing akan terus deras masuk ke pasar bursa domestik.

“Pernyataan Bank Indonesia yang mempertahankan BI Rate pada 6,5 persen telah memicu aliran dana ke pasar modal sehingga laju indeks akan bisa mendekati rekor indeks di 3.786 poin menjadi 3.950 poin,” kata Satrio Utomo, analis dari Universal Broker Indonesia, di Jakarta Rabu (5/1). Meski begitu, investor tetap perlu mewaspadai potensi koreksi. Selain bisa dipengaruhi sentimen global dan regional, pemodal harus mencermati tekanan inflasi yang tinggi.

Inflasi tahun lalu yang mencapai 6,96 persen dipicu kenaikan harga-harga pokok, terutama beras dan BBM, lantaran harga komoditas dunia merangkak. Hal itu diperburuk dengan gangguan cuaca yang memengaruhi produksi bahan- bahan pokok. Beberapa harga komoditas yang kenaikannya relatif tinggi dan membuat sektor ini begitu menjulang di antaranya minyak mentah, emas, minyak sawit mentah (CPO), timah, dan nikel.

Investor masih direkomendasikan melakukan transaksi pada saham-saham di sektor komoditas dan perbankan. Pada perdagangan kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,62 persen ke posisi 3.783,79 poin. Ini dipicu aksi beli terhadap saham sektor perbankan setelah BI Rate tidak dinaikkan dan menguatnya bursa regional.

Investor asing pun kembali mencatat nilai beli bersih 282,98 miliar rupiah dari total nilai beli asing 1,78 triliun rupiah. Aktivitas perdagangan saham berjalan semarak dengan volume transaksi mencapai 4,24 miliar lembar saham senilai 5,49 triliun rupiah dari 116,18 kali transaksi.

Sumber : KORAN-JAKARTA.COM

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s