bnii melejit lage … donK … 131210

Senin, 13 Desember 2010 | 16:16 oleh Teddy Gumilar
PENUTUPAN IHSG SESI II kontan
Dilanda aksi jual, indeks tergerus hingga di bawah level 3.700

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sore ini kembali melemah setelah ditutup turun 1,48% ke level 3.692,232. Perdagangan sore mencatat volume saham yang diperdagangkan sebanyak 5,7 miliar saham dengan kapitalisasi market sebesar Rp 3.231 triliun.

Sembilan sektor yang melemah membuat IHSG terperosok di teritori negatif, dengan pelemahan terbesar dicatat oleh sektor Keuangan sebesar 3,35%. 119 saham memerah, dan hanya 83 saham yang mengalami kenaikan. Sedangkan 89 saham lagi memilih stagnan.

Saham-saham yang menduduki posisi top losers di antaranya: Bank International Indonesia Tbk (BNII) anjlok 13,86% ke Rp 870, Anta Express Tour & Travel (ANTA) turun 10% ke Rp 180, Indospring Tbk (INDS) melemah 9,23% ke Rp 11.800, Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA) terkoreksi 7,27% ke Rp 510, dan Indo Kordsa Tbk (BRAM) melemah 6% ke Rp 2.350.

BEI Kembali Buka Suspensi Saham BII & First Media
Senin, 13 Desember 2010 – 11:34 wib
Ade Hapsari Lestarini – Okezone
… gw sempat beli bnii @890: saat suspensi bnii DIBUKA … lalu melejit lage dah ke atas 920

JAKARTA – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali membuka penghentian sementara (suspensi) perdagangan saham PT Bank International Indonesia Tbk (BNII) dan PT First Media Tbk (KLBV) hari ini di pasar reguler dan pasar tunai mulai sesi pertama.

Hal tersebut dikatakan Kadiv Perdagangan Saham BEI Andre PJ Toelle dalam laporannya di keterbukaan informasi BEI, di Jakarta, Senin (13/12/2010).

Sekadar informasi, BEI menyuspensi saham keduanya pada Jumat 10 Desember kemarin di pasar reguler dan pasar tunai dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya.

Diketahui, saham BNII disuspensi karena terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan sebesar Rp615 atau naik 155,7 persen dari harga penutupan Rp395 pada tanggal 8 November 2010 menjadi Rp1.010 pada tanggal 9 Desember 2010.

Sementara saham KLBV disuspensi karena terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham perseroan sebesar Rp410 atau 105,13 persen dari harga penutupan Rp390 pada tanggal 16 November 2010 menjadi Rp800 pada tanggal 9 Desember 2010.(ade)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s