bbri maen alat perminyakan @Rp.100M … 101210

Sabtu, 11 Desember 2010 | 09:15 oleh Wahyu Satriani
KREDIT BRI
BRI siap kucurkan Rp 100 miliar di sektor migas

JAKARTA. PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) akan mengucurkan dana tahap awal sekitar Rp 100 miliar untuk mendukung pendanaan pengeboran di Indonesia. Pengucuran ini melalui penandatanganan kerja sama dengan Asosiasi Pemboran Minyak, Gas, dan Panas Bumi (APMI).

Direktur Kepatuhan BRI, Bambang Soepeno menyatakan, pengucuran dana secara bertahap. “Tahap awal mungkin plafonnya Rp100 miliar dulu untuk total nasional,” kata Bambang, Jumat (10/12).

BRI akan mendukung pembiayaan anggota APMI di sektor hulu migas seperti, pengerjaan pengeboran, pancing, mud logging, penyemenan sumur, pengujian lapisan bawah tanah, pengujian produksi sumur, penambangan sekunder, hingga perawatan sumur.

Namun, Bambang belum dapat memastikan jumlah perusahaan yang akan menerima dana tersebut. Pasalnya, bentuk skema pinjaman dan jangka waktu pinjaman masih dalam pembahasan lebih lanjut dengan APMI.

“Untuk jangka waktunya masing-masng, nanti tergantung proyeknya,” paparnya.

Lanjut Bambang, pendanaan itu termasuk jenis kredit komersial, dengan suku bunga mengacu pada bunga kredit komersial BRI di kisaran 12%. Pinjaman ini tidak dalam bentuk sindikasi karena bersifat individual.

Menurutnya, setiap perusahaan migas yang mengajukan pinjaman ke BRI tidak akan mencapai triliunan, tapi berkisar Rp 20 miliar hingga Rp 40 miliar untuk satu proyek.

Masuknya BRI ke sektor hulu migas ini diharapkan membantu memperbesar porsi kredit korporasi BRI. “Kredit korporasi kami saat ini hanya 20%. Kredit terbesar masih tetap di UMKM yakni mencapai 80%,” paparnya.
Jumat, 10 Desember 2010 | 14:55 oleh Nina Dwiantika kontan
KREDIT BRI PADA APMI
BRI akan salurkan dana ke APMI dengan bunga 12%

JAKARTA. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) bakal memberikan pendanaan pada Asosiasi Pemboran Minyak, Gas dan Panas Bumi Indonesia (APMI).

Dana yang diberikan akan digunakan untuk kegiatan operasional APMI seperti pengadaan alat maupun pemeliharaan. Direktur BRI Bambang Soepeno, belum berani memastikan berapa besar dana yang akan diberikan. “Diprediksi untuk satu proyek berkisar antara Rp 20 miliar hingga Rp 40 miliar,” ujarnya.

Yang jelas, BRI akan memberikan bunga kredit sekitar 12%. Asisten Vice President Divisi Bisnis Ritel dan Menengah Hans Wibowo memperkirakan, proyek ini akan berlangsung sekitar dua hingga tiga tahun. Belum ada keputusan final kapan dana ini akan diberikan dan berapa besar.

“Ini baru pertemuan kedua, nanti akan ada pertemuan lagi,” jelas Bambang tanpa mau membeberkan kapan pertemuan berikutnya akan berlangsung.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s