kredit tumbuh 22% yoy … 091210

BI: Kredit & DPK Naik Seimbang
Rabu, 8 Desember 2010 – 20:51 wib

JAKARTA – Bank Indonesia (BI) mencatat kenaikan kredit dan dana pihak ketiga (DPK) hingga pekan pertama di bulan Desember mengalami pertumbuhan yang seimbang, yaitu masing-masing meningkat sebesar Rp14,29 triliun dan Rp14,24 triliun.

Sehingga secara ytd kredit tumbuh 18,44 persen dan secara yoy tumbuh 22,14 persen. Sementara itu, secara ytd DPK naik 11,63 persen atau 16,80 persen (yoy).

“Meski tumbuh seimbang, kredit dan DPK masih menunjukkan tren peningkatan,” ungkap Kabiro Humas BI Difi A Johansyah dalam siaran pers di Jakarta, Rabu (8/12/2010).

Pada pekan laporan kredit naik Rp14,29 triliun yang bersumber dari kenaikan kredit rupiah (Rp10,26 triliun) dan kredit valas (Rp4,03 triliun). Dengan demikian, selama 2010 (ytd) kredit telah naik Rp263,67 triliun (18,44 persen), dan secara yoy naik Rp307,00 triliun (22,14 persen).

Kredit rupiah hanya naik pada kelompok Bank Swasta dan Persero masing-masing sebesar Rp8,98 triliun dan Rp2,66 triliun. Sedangkan 3 kelompok bank yang lain (KCBA, Campuran, dan BPD) mmengalami penurunan yang cukup merata (di bawah Rp1 triliun), terbesar pada kelompok Bank Campuran (Rp950 miliar).

Sementara itu, lanjut Difi, kredit valas meningkat pada hampir semua kelompok bank (Swasta, Persero, KCBA dan Campuran) kecuali kelompok BPD yang turun Rp20 miliar. Adapun kenaikan tertinggi terdapat pada kelompok bank Persero (Rp1,93 triliun). Dalam denominasi valas, kredit valas perbankan naik USD267,33 miliar selama sepekan terakhir.

Dari sisi pangsa penyaluran kredit, kelompok bank Swasta merupakan penyalur kredit terbesar dengan pangsa 43,49 persen dari total kredit, diikuti kelompok bank Persero (36,02 persen). “Sedangkan pangsa terendah pada kelompok bank Campuran (5,42 persen),” jelasnya.

Di sisi DPK, perbankan selama sepekan pertama Desember mengalami kenaikan Rp14,24 triliun terutama karena kenaikan DPK rupiah (Rp18,98 triliun), sedangkan DPK valas turun Rp4,74 triliun. Dengan perkembangan tersebut, secara ytd DPK telah meningkat Rp229,15 triliun (11,63 persen) atau secara yoy sebesar Rp316,39 triliun (16,80 persen).(Didik Purwanto/Koran SI/ade)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s