cadev @93 … bo : 291110

Cadangan Devisa Indonesia Tembus US$93 Miliar
Pada saat krisis, cadangan devisa pernah turun hingga US$ 50 miliar.
Senin, 29 November 2010, 12:04 WIB
Heri Susanto, Nur Farida Ahniar

VIVAnews- Cadangan devisa Indonesia menyentuh level US$93 miliar atau naik hampir US$2 miliar dari posisi akhir Oktober US$ 91,799 miliar.

Menurut Deputi Gubernur Bank Indonesia Hartadi A Sarwono, cadangan devisa itu meningkat US$ 43 miliar selama dua tahun. Pada saat krisis, cadangan devisa pernah turun hingga US$ 50 miliar. Pada saat itu BI banyak melakukan intervensi terhadap rupiah agar tidak terlalu anjlok.

“Sekarang US$93 miliar setelah 2 tahun, ini salah satu pencapaian karena ada kepercayaan investor masuk,” ujarnya dalam diskusi di Jakarta Senin 29 November 2010.

Selain Indonesian negara lain yang memupuk cadangan devisa yaitu Brazil dengan tambahan US$45 miliar. “Negara lain juga menumpuk cadangan devisa, barangkali terjadi sesuatu instabilitas,” ujarnya.

Naiknya cadangan devisa tersebut dikarenakan kepercayaan investor yang meningkat sehingga arus modal asing terus masuk.

Sementara itu, terkait dengan kebijakan quantitative easing yaitu kebijakan Amerika untuk menggelontorkan dananya, jika tidak bisa terserap dengan baik, maka dana itu akan membanjiri negara emerging market, termasuk Indonesia.
• VIVAnews
Bank Indonesia (BI) cukup percaya diri dengan cadangan devisa yang semakin bertambah. Terhitung, selama dua tahun terakhir tercatat ada kenaikan sebesar US$ 43 miliar. Per November 2010 devisa Indonesia mencapai US$ 93 miliar.

“Cadangan devisa dan neraca pembayaran terus menunjukkan perbaikan sehingga nantinya bisa menjaga perekonomian ketika suatu saat mengalami gejolak,” tutur
Hartadi A Sarwono, Deputi Gubernur BI. Ia mencontohkan, saat terjadi krisis tahun 2008, setidaknya devisa RI berkurang hingga US$ 50 miliar.

“Cadangan devisa tergerus karena digunakan untuk menjaga gejolak nilai tukar rupiah yang mengalami depresiasi,” lanjutnya.

Saat ini, dimana perekonomian Indonesia mengalami pertmbuhan, nilai tukar rupiah juga semakin menguat. Namun BI berjanji tak akan membiarkan rupiah bergerak liar
baik saat menguat maupun melemah. Level aman rupiah saat ini berkisar di Rp 8.900 hingga Rp 9.000 per dollar AS.

Berdasarkan data BI, cadangan devisa Indonesia hingga 29 Oktober 2010 mencapai US$ 91,799 miliar. Angka itu merupakan yang terbesar dalam sejarah perekonomian
Indonesia.

Berikut posisi cadangan devisa selama tahun 2010 :

31 Januari 2010 : US$ 70 miliar
28 Februari 2010 : US$ 69,7 miliar
31 Maret 2010 : US$ 71,4 miliar
29 April 2010: US$ 77 miliar.
31 Mei 2010 :US$ 74,5 miliar
30 Juni 2010 : US$ 76,3 miliar
31 Juli 2010 : US$ 78,7 miliar
31 Agustus 2010 : US$ 81,3 miliar
30 September 2010 : US$ 86,2 miliar

Sumber : KONTAN.CO.ID

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s