bbri berSTOCKSPLIT-ria (1) … 251110

Cermati Saham Bank & NIKL
Headline
inilah.com/Agung Rajasa
Oleh: Asteria
Pasar Modal – Kamis, 25 November 2010 | 06:47 WIB

INILAH.COM, Jakarta – Bursa saham Indonesia Kamis (25/11) berpotensi rebound. Namun, karena memburuknya situasi eksternal, investor disarankan mencermati saham yang memiliki aksi korporasi dan valuasi menarik.

Chandra Wijanarka, analis dari Etrading Securities memprediksikan, bursa saham Asia, terutama IHSG hari ini masih berpeluang untuk rebound. Tutupnya bursa AS yang merayakan Thanksgiving, secara historis dijadikan momentum bagi bursa yang sebelumnya terkoreksi, untuk melakukan pergerakan naik.

“Market Asia yang tidak libur memanfaatkan libur bursa AS untuk rebound, karena berkurangnya tekanan dari pasar global,” ujarnya kepada INILAH.COM.

Namun, ada sentimen negatif dari kenaikan harga komoditas yang diperkirakan terhambat. Hal ini menyusul aksi China yang akan mengetatkan likuiditas dan menaikkan tingkat suku bunga sebelum akhir 2010. Pemerintah negeri Tirai Bambu ini mendasarkan aksi ini pada ekspektasi peningkatan inflasi.

Chandra menilai, situasi ini akan menghambat kenaikan harga komoditas, sehingga konsentrasi pelaku pasar akan beralih ke sektor yang tidak terimbas faktor eksternal. Di tengah situasi ini, ia pun menyarankan investor mencermati saham yang punya aksi korporasi dan valuasi menarik.

Salah satu sektor yang disarankan berasal dari sektor perbankan, terkait aksi korporasi beberapa emitennya. Seperti Bank Negara Indonesia (BBNI) yang baru saja melakukan right issue dan Bank Rakyat Indonesia (BBRI) yang akan menggelar stock split. “Rekomendasi trading buy untuk BBNI dan buy on weakness untuk BBRI,” katanya.

Sedangkan saham lain yang dinilai Chandra menarik adalah Pelat Timah Nusantara (NIKL). Menurutnya, secara teknikal, emiten ini sudah menembus chanel sideways di 430-445 yang terbentuk cukup lama. Meksi belum dikonfirmasi kuat, saat ini, NIKL sudah membentuk up tren chanel,” Trading buy untuk emiten ini,” ujarnya.

Pada perdagangan Rabu (24/11), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 19,417 poin (0,53%) ke level 3.658,777. Perdagangan di Bursa Efek Indonesia cukup ramai, dimana volume transaksi tercatat sebesar 6,302 miliar lembar saham, senilai Rp 5,784 triliun dan frekuensi 122.790 kali.

Sebanyak 83 saham naik, 132 saham turun dan 77 saham stagnan. Asing masih membukukan aksi jual, dengan nilai transaksi jual bersih (net foreign sell) tercatat mencapai Rp544 miliar. Rinciannya adalah transaksi jual sebesar Rp1,963 triliun dan transaksi beli mencapai Rp1,418 triliun. [nat/mdr]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s