rupiah MANTENk lah … 121110

Pidato Obama Benamkan Rupiah 27 Poin
Headline
inilah.com/Agung Rajasa
Oleh: Ahmad Munjin
Pasar Modal – Jumat, 12 November 2010 | 17:19 WIB

INILAH.COM, Jakarta – Kurs rupiah di pasar spot valas antar bank Jakarta, Jumat (12/11) melemah tajam 27 poin (0,30%) jadi 8.922/8.927 per dolar AS dari posisi kemarin 8.895/8.897.

Daru Wibisono, periset dan analis senior Monex Investindo Futures mengatakan, pelemahan rupiah hari ini menyambut kedatangan Presiden AS Barack Obama di KTT G20 di Seoul Korea Selatan yang berlangsung hingga akhir pekan ini.

Pembicaraan Obama dalam perdebatan di G20, lanjut Daru memunculkan sentimen negatif bagi pasar. Sebab, Obama meminta G20 untuk tidak membantu pelonggaran di sektor perbankan. “Karena itu, sepanjang perdagangan rupiah sempat melemah ke level 8.927 setelah mencapai level terkuatnya 8.905 per dolar AS,” katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Jumat (12/11).

Menurut Daru, meski hal itu belum jadi kesimpulan G20, pasar melihat sektor perbankan akan terpuruk. “Tapi, ini belum jadi kesimpulan G20 melainkan masih dalam pembicaraan,” tandasnya.

Di sisi lain, rupiah juga melemah karena faktor koreksi market di Asia. Ini dipicu oleh desas-desus Irlandia yang fiscal budget sedang ‘sakit’. “Irlandia, kemungkinan akan diberikan bailout kembali dari Uni Eropa,” imbuhnya.

Pada saat yang sama, pasar menengarai adanya masalah perbankan di Eropa setelah Yunani. Ini juga memberikan sentimen negatif di pasar. “Eropa masih bermasalah dengan sovereign debt mereka,” ungkapnya.

Karena itu, dolar AS menguat terhadap semua mata uang utama, termasuk terhadap mata uang gabungan Uni Eropa (euro). “Dolar AS menguat ke level US$1,3643 dari posisi kemarin US$1,3655 per euro,” pungkas Daru. [hid]

Kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot antarbank Jakarta, Jumat (12/11) pagi turun 18 poin karena pelaku pasar melepas rupiah setelah pada hari sebelumnya mata uang Indonesia menguat. Nilai tukar rupiah terhadap dolar turun menjadi 8.915-8.925 per dolar dibanding penutupan hari sebelumnya 8.897-8.907.

Analis Valas PT Bank Saudara Tbk, Rully Nova mengatakan faktor utama yang menekan rupiah melemah, karena menguatnya dolar AS terhadap yen dan euro. Kenaikan dolar AS mengakibatkan saham-saham di Wall Street melemah yang berimbas ke pasar regional, ucap Rully Nova.

Sumber : MEDIA INDONESIA

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s