gestun MAKIN rame … 031110

… teman gw pernah berceloteh tentang praktek pinjam meminjam lewat counter HP … praktek bank gelap ini marak sekali … terutama saat lebaran … akibatnya pengelola counter untung gede terutama dari gestun, BUKAN DARI JUALAN HP atau voucher … tapi rupanya tercium sudah oleh BI sehingga diberantas … well, liat aja dah

Praktek gesek tunai alias ‘Gestun’ kartu kredit ternyata muncul sebagai akibat dari sulitnya nasabah mendapatkan akses kredit ke industri perbankan. Dengan kemudahan menggesek kartu kredit, masyarakat lebih memilih cara ilegal ini dibandingkan dengan pergi ke bank untuk memperoleh kredit resmi.

Kepala Biro Pengembangan dan Kebijakan Sistem Pembayaran Direktorat Akunting dan Sistem Pembayaran Bank Indonesia (BI), Aribowo mengungkapkan fungsi kartu kredit pada dasarnya memang hanya digunakan sebagai alat pembayaran. BI pun menyalahkan masyarakat masyarakat yang menyalahgunakan kartu kredit untuk ‘Gestun’ itu.

“Tetapi memang orang-orang menyalahgunakan kartu kredit tersebut. Jadi masyarakat memang salah, seharusnya mereka lebih baik pergi ke bank untuk
memperoleh kredit resmi yang legal,” ujarnya ketika berbincang dengan detikFinance di Jakarta, Rabu (03/11/2010).

Aribowo mengatakan, dengan kemudahan seseorang saat ini untuk mendapatkan kartu kredit dibandingkan kredit resmi maka masyarakat cenderung menggunakan kartu kredit untuk menarik tunai.

“Maka dari itu bank sentral terus melakukan sosialisasi bahwa penarikan tunai yang tidak melalui ATM atau biasa di merchant itu tidak benar dan ilegal,” jelasnya.

Masyarakat, lanjut Aribowo akan terlena untuk menarik dananya terus menerus hingga akhirnya tidak ada kemampuan untuk menggantinya.

“Kadang malah gali lubang tutup lubang, padahal masyarakat akan rugi karena tetap saja akan ditagih oleh bank,” tuturnya.

Ia menambahkan, dengan adanya pembengkakan pembayaran kartu kredit maka industri perbankan akan mengalami kerugian. “Rasio Kredit Bermasalah (NPL) akan terus bertambah dan mengakibatkan kerugian pada bank,” tambahnya.

Kedepan, lanjut Aribowo, bank sentral bersama dengan industri perbankan dan Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI) akan terus memantau pemberian kredit melalui kartu kredit secara intensif. Kelengkapan data, informasi debitur bahkan hingga survei latar belakang nasabah menurut Aribowo akan terus ditingkatkan.

“Jadi para calon nasabah kartu kredit baru akan dipantau lebih ketat dan diberikan sosialisasi mengenai bahaya dan risiko gesek tunai dengan kartu kredit,” paparnya.

Sebelumnya, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengakui banyak menerima laporan dari nasabah perbankan terkait kartu kredit. Laporan tersebut banyak yang terkait nasabah tidak mampu membayar cicilan utang akibat ulah menggunakan praktek gestun kartu kredit.

Untuk diketahui, PBI No.11/11/PBI/2009 Tentang Penyelenggaraan Kegiatan Alat Pembayaran Dengan Menggunakan Kartu (APMK) disebutkan bahwa Acquirer (bank penerbit) wajib menghentikan kerja sama dengan merchant atau pedagang yang merugikan Prinsipal, Penerbit, Acquirer dan/atau Pemegang Kartu, antara lain Pedagang diketahui telah melakukan kerjasama dengan pelaku kejahatan (fraudster), memproses penarikan atau gesek tunai (cash withdrawal transaction) Kartu Kredit, atau memproses tambahan biaya transaksi (surcharge).

Selain praktek gesek tunai (Gestun) ilegal oleh merchant-merchant, praktek yang marak kini adalah pemalsuan identitas nasabah kartu kredit. Semenjak diberlakukannya chip dalam kartu kredit, fraud dalam bentuk pemalsuan identitas nasabah justru meningkat namun pemalsuan kartu kredit turun drastis.

Sumber: detikcom

Advertisements

2 thoughts on “gestun MAKIN rame … 031110

  1. sebenarnya ini sudah lama dan udah banyak yang punya, kalo selama ini pengusaha kecil memutar modalnya dengan cara ini, artinya mereka sudah perhitungkan keuntungan.. berati ga masalah. artinya tujuan pemerintah mensejahterakan rakyat kan masuk.. tp kalo dipersulit ya kapan rakyatnya makmur.. kalo menurut saya biarkan kasihan mereka yang penting setiap menerbit kartu harus sesuai dgn orangnya. jgn sampai froud lagi.

    1. sesuatu yang ilegal jelas akan berbahaya … bwat yang menjalankannya pasti berbahaya, apalagi bwat yang ikut-ikutan 😦

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s