6,66 T @bbri … 301010

Lima Tahun, Laba BRI Kalahkan Mandiri & BCA
Laba BRI mengungguli Bank Mandiri yang mencatat Rp6,4 triliun.
Jum’at, 29 Oktober 2010, 14:34 WIB
Arinto Tri Wibowo, Ajeng Mustika Triyanti

VIVAnews – PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) mampu meraih laba setelah pajak sebesar Rp6,6 triliun selama sembilan bulan pertama 2010. Perolehan itu menjadikan BRI sebagai bank yang mencatatkan laba tertinggi di Indonesia dalam lima tahun terakhir.

Per 30 September 2010, laba BRI itu meningkat 25,56 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya. Bahkan, bila dibanding bank beraset terbesar di Indonesia, yakni PT Bank Mandiri Tbk, laba BRI masih lebih tinggi. Apalagi dengan BCA, bank terbesar ketiga di Indonesia.

Pada periode sama, Bank Mandiri membukukan laba bersih sebesar Rp6,4 triliun. Perolehan laba Mandiri itu tumbuh 38,2 persen atau Rp1,8 triliun dibanding periode sama tahun sebelumnya.

Sedangkan, BCA mampu meraup laba bersih sebesar Rp6,1 triliun atau tumbuh 20 persen dibandingkan periode yang sama sebelumnya sebesar Rp5,09 triliun.

Direktur Operasional BRI, Sarwono Sudarto, mengatakan, pertumbuhan laba perseroan di antaranya tertopang peningkatan penyaluran kredit di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kredit di sektor itu mengontribusi pendapatan yang cukup besar dari bunga pinjaman.

“Pertumbuhan kredit di sektor UMKM itu mencapai 29 persen,” kata Sarwono dalam paparan kinerja BRI di Jakarta, Jumat 29 Oktober 2010.

Sementara itu, untuk mengantisipasi persaingan penyaluran kredit di sektor UMKM yang semakin ketat, BRI menerapkan beberapa strategi.

Selama setahun terakhir, sebanyak 1.116 kantor baru telah dimanfaatkan untuk kepentingan jaringan UMKM. Termasuk di antaranya dengan membuka ‘teras’ (kantor kas) yang tahun ini sekitar 400 unit. “Tahun depan, teras yang dibuka lebih dari 1.000 unit,” tuturnya.

‘Teras BRI’ itu, menurut dia, dikembangkan di lingkungan pasar, khususnya pasar tradisional.

Hingga 2015, Sarwono menjelaskan, BRI akan terus mengembangkan outlet-outlet tersebut karena memiliki kontribusi yang cukup besar bagi kinerja perseroan. Kontribusi itu menyangkut pertumbuhan aset, dana pihak ketika (DPK), pembiayaan (lending), maupun peningkatan laba. (hs)
• VIVAnews
Bisnis
Korporat
Industri
Finansial
Market Data
Tumbuh 25%, BRI Untung Rp6,6 Triliun
Pendapatan bunga bersih juga menggelembung 25,06 persen menjadi Rp21,03 triliun.
Jum’at, 29 Oktober 2010, 10:39 WIB
Antique, Ajeng Mustika Triyanti

VIVAnews – Kinerja konsolidasi PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) selama sembilan bulan pertama yang berakhir 30 September 2010 terlihat kinclong. Pendapatan bunga bersih tercatat menggelembung 25,06 persen menjadi Rp21,03 triliun ketimbang periode sama 2009 sebesar Rp16,81 triliun.

Dalam laporan keuangan yang dipublikasikan di Jakarta, Jumat, 29 Oktober 2010 disebutkan, setelah dikurangi beban operasional yang mencapai Rp12,48 triliun dari periode sama 2009 sebesar Rp10,8 triliun, laba operasional tercatat naik menjadi Rp8,54 triliun dari Rp6,02 triliun per akhir September tahun lalu.

Kondisi itu memicu bank pelat merah tersebut mengalami pertumbuhan laba tahun berjalan setelah pajak bersih sebesar 25,5 persen dari Rp5,3 triliun menjadi Rp6,65 triliun.

Sementara itu, kewajiban penyediaan modal minimum (KPMM) turun menjadi 13,36 persen dari sembilan bulan pertama 2009 yang mencapai 13,5 persen. Rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) gross tercatat 4,28 persen dari sebelumnya 3,92 persen, sedangkan NPL net 1,15 persen dibanding 1,26 persen pada periode sama 2009. (art)
• VIVAnews

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s