indon cari LABA doank … 181010

Suku Bunga Kredit Usaha Rakyat di Indonesia rupanya nomor dua tertinggi di dunia setelah Myanmar. Mahalnya suku bunga pinjaman tersebut membuat Industri Kecil Menengah kesulitan untuk bersaing dengan negara lainnya.

Staf khusus Kementerian Perindustrian, Erna Zeta menyatakan suku bunga kredit di China dan Thailand saja berkisar antara 4-8 persen. Itu membuat produk-produk asal China dan Thailand memiliki daya saing tinggi dari segi harga. Suku bunga di Indonesia masih belasan persen.

“Investasi kita masih rendah, bagaimana mau profit tinggi kalau suku bunga masih tinggi,” kata Erna di Jakarta, Senin, 18 Oktober 2010.

Menurut Erna, Kementerian Perindustrian menginginkan agar Bank Indonesia memaksa Bank-Bank pelaksana kredit untuk menurunkan suku bunga kredit agar UKM dapat menyerap kredit dan meningkatkan daya saing sesuai program prioritas Kemenperin.

Sementara itu, Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah (IKM) Euis Saidah menyatakan sampai akhir Agustus 2010, KUR yang telah disalurkan kepada UMKM sebesar Rp24,7 triliun dengan jumlah debitur sebanyak 3,1 juta nasabah.

Dari jumlah tersebut, sektor Industri pengolahan menyerap sebesar Rp575,6 miliar. “Kami terus menggenjot penyaluran KUR dengan melakukan indentifikasi UKM yang feasible tetapi belum bankable,”

Sumber : VIVANEWS.COM

Kamis, 15 Juli 2010 | 11:19 oleh Ruisa Khoiriyah LABA BANK UMUMLaba Bank Naik Rp 4,894 Triliun dalam Satu Bulan
JAKARTA. Sektor perbankan di tanah air memang menggiurkan sebagai tempat menuai untung. Laba yang diraup oleh pelaku sektor strategis ini terus mengalami peningkatan.

Mengutip data statistik perbankan yang baru dirilis oleh Bank Indonesia, hingga akhir Mei 2010 lalu perbankan nasional menorehkan laba bersih sampai Rp 24,33 triliun. Angka tersebut sudah dikurangi taksiran pajak penghasilan.

Jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, kenaikan laba perbankan mencapai 25,17% atau naik Rp 4,894 triliun. Per akhir April laba bank nilainya Rp 19,438 triliun. Kenaikan laba ini banyak disokong kian membesarnya pendapatan operasional bank terutama dari kegiatan penyaluran kredit. Dalam rentang satu bulan saja, pendapatan yang dikantongi bank dari kredit yang ia salurkan naik sebesar Rp 16,7 triliun atau 25,82%.

Per akhir April, pos margin kredit bank nilainya Rp 64,68 triliun. Akhir Mei sudah melesat menjadi Rp 81,38 triliun. Sedangkan bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebesar Rp 71,95 triliun, keuntungan bank dari bunga kredit melonjak 13,11%.

Pendapatan bunga kredit ini termasuk salah satu penyumbang terbesar pendapatan operasional bank. Total pendapatan operasional bank yang dicetak sampai akhir Mei 2010, mencapai Rp 190,831 triliun. Selain dari penyaluran kredit, bank juga banyak mengantongi pendapatan dari kegiatan transaksi valuta asing dan derivatif.

Di periode yang sama, nilai keuntungan yang dikantongi bank dari pos tersebut mencapai Rp 69,68 triliun. Sumbangan cukup banyak juga diperoleh bank dari pendapatan fee, dividen, komisi, dan provisi yang mencapai Rp 11,92 triliun. kontan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s