bank NAKAL … 181010

Jumat, 15/10/2010 13:23 WIB
Bank Enggan Umumkan Bunga Kreditnya
Whery Enggo Prayogi – detikFinance

Jakarta – Bank Indonesia (BI) akan mengeluarkan aturan yang mewajibkan bank untuk mengumumkan besaran suku bunga dasar kreditnya (prime lending rate) kepada nasabah. Namun perbankan meminta BI yang justru harusnya mempublikasikan besaran bunga dasar kredit perbankan.

Direktur Risk Management PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Sentot A. Sentausa mengatakan, BI harus mengumumkan suku bunga dasar kredit perbankan agar terjadi keseragaman di perbankan dalam perhitungan cost of fund.

“Kenapa tidak BI yang mengumumkan. Apa yakin perhitungan cost of fund (masing-masing bank) sama?,” ungkapnya.

Menurutnya, perhitungan suku bunga dasar kredit pada masing-masing bank akan berbeda. Apalagi jika dibandingkan antara bank besar dan bank kecil. Hal ini memunculkan kekhawatiran angka yang menjadi perhitungan suku bunga tidaklah sesuai dengan aturan.

“Nanti angka-angkanya diambil dari langit. Ini kan sesuatu yang merusak. Kalau dibandingkan satu sama lain, apa akan seragam, bank kecil dan besar,” terang Sentot.

Untuk itulah, perlu adanya cara perhitungan yang paling efisien dari BI. Dengan BI mengumumkan, katanya, bisa menjaga reputasi dari bank sentral itu sendiri.

Memang adanya kewajiban mempublikasikan suku bunga dasar kredit dari tiap bank, dimaksudkan agar nasabah dapat membandingkan satu sama lain. Namun Sentot menilai, diskresi dalam pemberian kredit adalah lebih ke pihak bank, bukan nasabah.

Penerapan pengumuman suku bunga kredit dimaksudkan agar nasabah memiliki persepsi publikasi bukan atas dasar komitmen bank, melainkan reference rate.

“Pricing kredit merupakan pencerminan dari differensiasi produk maupun sinergi bisnis bank. Oleh karena itu suku bunga kreidt dapat bervariasi. Suku bunga kredit sebaiknya dipublikasikan dalam format ‘range’ untuk menunjuukan differensiasi segmen ataupun produk kredit,” papar Sentot.

Seperti diketahui, BI berencana menerbitkan SE-BI publikasi suku bunga kredit, sebagai wujud penerapan transparansi informasi produk perbankan, dan implementasi good corporate governance di industri. Publikasi yang ditetapkan untuk seluruh produk kredit, sebelum memasukkan komponen premi risiko.

Komponen suku bunga kredit tersebut diantaranya cost of fund, overhead cost, dan margin yang diharapkan. Publikasi dilakukan setiap awal bualn dengan metode melalui kantor cabang, situs bank serta media cetak.

“Kalau masing-masing bank pasang di media cetak, nanti main bagus-bagusan dong,”imbuhnya.

(wep/dnl)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s